Tarpin: Tidak ada yang mendesak untuk direvisi selama ini

STOPPRESS MP, UNPAR – Laurentius Tarpin, pembantu rektor bidang kemahasiswaan, mengatakan bahwa selama kurun waktu 2008 hingga sekarang tidak pernah ada yang mendesak untuk merevisi Peraturan Organisasi Kemahasiswaan (POK) 2008. “Selama ini belum ada review, saya belum tahu peraturan ini cacat”, kata Tarpin kepada MP pada hari kamis(6/12).

Peraturan Organisasi Kemahasiswaan (POK) sendiri dinilai cacat hukum dan layak batal demi hukum karena kesalahan pada konsiderans dan dasar hukum yang dipakai. POK disahkan pada tahun 2008 dan masih berlaku hingga sekarang. “Dari sisi legal drafter mungkin cacat,  tapi toh dalam kenyataan saya melihat rohnya kemahasiswaan tetap dipegang”, kata Tarpin.

“Roh kemahasiswaan yang anti kekerasan, kolegialitas. Untuk pembangunan karakter dan spiritual mahasiswa.  Itu yg saya bangun. Bahwa saya menghargai mereka (mahasiswa-red) dan terus dikomunikasikan”, ujar Tarpin menjelaskan maksud dari roh kemahasiswaan.

Berita sebelumnya terkait Peraturan Organisasi Kemahasiswaan (POK) layak batal demi hukum dapat diakses di

http://mediaparahyangan.com/batal-demi-hukum/2012/11/

(Charlie Echon)

 

 

Related posts

*

*

Top