Tanggapi Dugaan Pencurian Uang Oleh Anak-Anak di B3 PPAG, Keamanan: Akan Kami Pantau

Dua anak yang diduga mencuri uang di bagasi depan motor basement tiga PPAG, yang dilihat daud pada Rabu (31/01). dok./Daud Kurniawan

STOPPRESS, MP –Pada Selasa, 30 Januari 2018, Daud Kurniawan (Matematika 2015) mengaku memergoki enam orang anak seumuran SD sedang mencuri uang di bagasi depan motor yang berada di basement tiga gedung PPAG. Mendengar laporan tersebut pihak keamanan mengatakan akan memantau keadaan di B3 Gedung PPAG.

“Mereka secara bergantian mengambil uang tersebut dan menghitungnya sambil sesekali mengawasi keadaan di sekitarnya. Kejadian itu terjadi sekitar pukul tujuh malam,” ujar Daud yang diwawancara melalui Line.

Ia pun mengatakan pernah beberapa kali menyaksikan hal serupa pada hari Rabu (30/01) lalu. “Saya melihat dua orang anak berumur sekitar 12 dan 10 tahun dari basement tiga naik ke basement dua sambil menghitung uang receh yang disimpan dalam kantong celananya,” ujarnya

Yana Supriatna, yang merupakan kepala regu tiga dari pihak keamanan Unpar, mengatakan bahwa ia baru mengetahui kejadian tersebut dan akan memantau keadaan di sana. “Untuk ke depannya akan kami usahakan untuk mengamankan dan akan memantau terus keadaannya hingga laporan tersebut dapat dibuktikan kebenarannya.” kata Yana.

Selain itu, Yana juga menghimbau bagi para mahasiswa agar selalu menjaga barang-barang pribadinya terutama yang disimpan di kendaraan. Apabila terjadi hal-hal yang ganjil, maka diharapkan untuk segera lapor ke pihak keamanan yang berada di pos Jalan Ciumbuleuit.

Selain Daud, ada seorang mahasiswi yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku pernah kehilangan uang yang disimpan di bagasi motor. “Awalnya saya kira uang yang hilang itu akibat keteledoran saya. Namun, lama kelamaan saya curiga karena uang-uang tersebut terus menerus hilang,” jelasnya.

Ia pun mengatakan bahwa ia pernah dengan sengaja mencoba menaruh beberapa uang kertas di bagasi depan motor dan uang tersebut kembali hilang.

Chandra Rusmana yang merupakan supervisor EZ Parking Unpar mengatakan bahwa memang banyak laporan mengenai anak-anak yang sering berkeliaran di basement PPAG. Namun, ia belum pernah mendapatkan laporan kehilangan.

“Pihak EZ Parking seringkali sudah memberi tahu mereka  agar tidak berkeliaran di area basement PPAG Unpar untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.” ungkapnya.

Kejadian itu menurutnya disebabkan oleh kurangnya personel di lapangan karena ada dua personel lain yang sebelumnya mengundurkan diri, sehingga membuat situasi menjadi tidak kondusif. Namun Chandra juga mengatakan  bahwa sejak awal Februari, situasi sudah kembali normal.

“Sekarang kita sudah menempatkan dua orang pada pagi hari dan satu orang pada siang hingga sore hari untuk mengontrol area parkir basement tiga PPAG,” ucap Chandra.

FELICITAS MAELIKA | FIQIH R PURNAMA

Related posts

One Comment;

  1. Rheza said:

    GUA SECURITY-nya suruh kerja yang bener atuh, jangan mergokin yang ngerokok mulu. yang gini2 jadinya malah gak diperhatiinkan, hahahay

*

*

Top