Tahun yang Fantastis : Jadwal Kuliah Mahasiswa FISIP Terlambat Dua Hari

Stoppress 1 Feb 2010 – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik mulai semester ini menggunakan sistem yang lain dari sebelumnya dalam sistem administrasi yaitu mulai beralih ke online. Sistem tersebut diterapkan dengan tujuan mempermudah mahasiswa. Namun mahasiswa berkeluh kesah tentang hal ini karena jadwal kuliah mahasiswa yang tercantum dalam kalender akademik akan keluar pada hari Senin, tetapi mengalami keterlambatan.

Andoko Sadewo, selaku Kepala Tata Usaha FISIP Unpar menjawab permasalahan tersebut. “Sebenarnya ini bukan sesuatu yang pertama kali di UNPAR. Fakultas Ekonomi dan Teknik sudah melakukannya terlebih dulu”, terang Andoko tentang sistem online yang sedang berjalan di FISIP. Ia pun menjelaskan bahwa sebelumnya sistem yang ada di fakultas tersebut adalah sistem operasi UNIX seperti yang dapat dilihat di komputer nilai di FISIP. Dengan alasan perkembangan zaman, maka diubahlah sistem tersebut menjadi berbasis web. “Sistem web kita kali ini baru berbentuk INTRANET yaitu hanya bisa diakses didalam lingkungan Unpar saja, belum berbasis INTERNET karena alasan keamanan, sekarang kan ATM saja sudah bisa dibobol, apalagi INTERNET yang mudah diakses oleh siapapun. Namun tetap tujuan kita ke depannya bisa berbasiskan INTERNET“, tukasnya.

Tahun ini merupakan tahun yang cukup fantastis, hari Senin merupakan hari yang didalam tanggal akademik seharusnya mahasiswa sudah mengetahui jadwalnya namun jadwal masih belum dapat diakses oleh sebagian mahasiswa dan jadwal sendiri baru keluar pada hari Rabu, itupun hanya dapat dilihat di account e-mail mahasiswa yang terdapat di situs www.unpar.ac.id.

Andoko menerangkan bahwa jadwal kuliah mahasiswa baru masuk ke Biro Teknologi dan Informasi pada hari Senin, karena proses input yang dilakukan oleh pihak TU itu dilakukan pada hari Jumat hingga Sabtu, namun BTI sendiri libur pada saat itu, maka pihak TU FISIP menunggu BTI buka lebih dahulu yaitu pada hari Senin. Hal itulah yang menyebabkan keterlambatan penyajian data. Sampai berita ini ditulis, pihak Media Parahyangan belum melakukan konfirmasi ke BTI mengenai hal ini.

*

*

Top