Tag Archives: POK

Fungsi Legislatif dan Yudikatif MPM Harus Dipisah

Fungsi Legislatif dan Yudikatif MPM Harus Dipisah

STOPPRESS MP, UNPAR – Dalam forum diskusi bertajuk Ngopi Bareng yang diadakan Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM) di FISIP pada senin (18/11) , terlontar sebuah aspirasi untuk memisahkan fungsi legislatif dan Yudikatif yang diemban MPM. Paulus Anggiat siregar (HI 2010) mengatakan, “ Berkaca dari berbagai persoalan yang terjadi ke belakang, rasanya dwifungsi MPM ini yang menjadi

Menggugat Fungsi MPM

EDITORIAL – Di akhir bulan april lalu, beberapa hari setelah Pemilihan Umum Persatuan Mahasiswa (PU-PM) yang memenangkan pasangan Andrew-Eldi sebagai presiden dan wakil presiden mahasiswa, puluhan mahasiswa berkumpul di depan sekretariat Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM) hingga larut malam. Mereka adalah Tim sukses dari Danger dan Bioree yang menggugat Komisi Pemilihan Umum (KPU) atas penyelenggaraan Pemilu

Tarpin: Tidak ada yang mendesak untuk direvisi selama ini

STOPPRESS MP, UNPAR – Laurentius Tarpin, pembantu rektor bidang kemahasiswaan, mengatakan bahwa selama kurun waktu 2008 hingga sekarang tidak pernah ada yang mendesak untuk merevisi Peraturan Organisasi Kemahasiswaan (POK) 2008. “Selama ini belum ada review, saya belum tahu peraturan ini cacat”, kata Tarpin kepada MP pada hari kamis(6/12). Peraturan Organisasi Kemahasiswaan (POK) sendiri dinilai cacat

Tarpin: Joni Minulyo Drafternya

STOPPRESS MP, UNPAR – Menanggapi pernyataan mantan rektor Unpar Cecilia Lauw mengenai Peraturan Organisasi Kemahasiswaan (POK), Laurentius Tarpin selaku pembantu rektor bidang kemahasiswaan mengakui bahwa dirinya ikut menyusun POK, namun Tarpin mengaku tidak mengetahui kecacatannya. “Ini drafternya adalah pak Joni Minulyo. Jadi ini bukan karangan saya”, ujarnya kepada MP pada hari senin(3/12). Cecilia sendiri pada

Cecilia: Saya akui kesalahan di masa lalu

STOPPRESS MP, UNPAR – Cecilia Lauw mengakui ada beberapa kesalahan dalam peraturan yang dibuat di masa jabatannya sebagai rektor Unpar (2006-2011). “ Saya akui kesalahan di masa lalu. Toh, tidak ada peraturan yang sempurna”, ujarnya kepada MP pada jumat(30/11). Pernyataan beliau terkait dengan Peraturan Organisasi Kemahasiswaan (POK) yang layak batal demi hukum yang disahkan olehnya

Cecilia : Masalah kemahasiswaan Urusannya Romo Tarpin

STOPPRESS MP, UNPAR – Menanggapi Peraturan Organisasi Kemahasiswaan (POK) yang layak batal demi hukum, Cecilia Lauw selaku rektor Unpar periode 2006 – 2011 mengaku dirinya tidak mengetahui secara detail permasalahan yang ada di dalam POK. “Saya tidak terlalu menyimak karena saya masih ada banyak urusan lain yang harus diselesaikan saat itu, maka saya serahkan masalah

Arief Sidharta: Perbaiki Cacat Hukum pada POK

STOPPRESS MP, UNPAR – Guru besar Fakultas Ilmu Hukum, Prof. Dr. Bernard Arief Sidharta S.H. menghimbau pihak yang berwenang dan berkewajiban (rektorat) untuk memperbaiki POK (Peraturan Organisasi Kemahasiswaan) yang cacat hukum. Pernyataan beliau ini terkait dengan pendapat Prof. Dr. Johannes Gunawan tentang POK Unpar yang layak batal demi hukum. “Yang cacat hukum diperbaiki segera, yang

Batal Demi Hukum

STOPPRESS MP, UNPAR – POK (Peraturan Organisasi Kemahasiswaan), yang merupakan peraturan rektor Unpar tahun 2008 tentang Organisasi Kemahasiswaan layak untuk batal demi hukum. Hal tersebut dikemukakan oleh Prof. Dr. Johannes Gunawan, SH., LL.M.  selaku ketua senat Fakultas Hukum. “Dari segi perundang-undangannya saja sudah kacau, POK ini seharusnya batal demi hukum.” “Pertama, pada tata cara menyusun

Top