Tag Archives: opini

Kita, Budak Yang Tidak Sadar Sedang Diperbudak

Kita, Budak Yang Tidak Sadar Sedang Diperbudak

23 Agustus diperingati sebagai hari internasional untuk mengenang perdagangan budak dan penghapusannya. Sejarah yang panjang akan perdagangan budak di Haiti akhirnya berakhir pada 23 Agustus 1791 setelah masyarakat Haiti melakukan perlawanan. Untuk itulah setiap 23 Agustus dunia memperingati hari itu. Sejarah telah tercatat, namun perbudakan tidak bisa hilang begitu saja. Menurut laman freetheslaves.net, sekitar sepuluh

[Kolom Parahyangan] LKM Dan Penyakit Slacktivism Yang Tidak Kunjung Sembuh

Sekitar setahun yang lalu, saya ingat Lembaga Kepresidenan Mahasiswa (LKM) pernah mengadakan kampanye bertajuk ‘Ke Kampus Jalan Kaki’. Selama beberapa waktu, kampus dipenuhi oleh tempelan poster dengan ajakan berjalan kaki ke kampus berikut orang-orang berkaus hitam dengan tulisan serupa di kaosnya. Saya ingat juga saat itu laman LINE saya sempat dipenuhi oleh propaganda yang disebar

[Kolom Feminisme] Sudah Saatnya Tokoh Perempuan Punya Stereotip Baru

Seorang perempuan berambut pirang bergelombang melenggak-lenggok di dalam sebuah diskotek. Ia mengenakan pakaian inim dan melemparkan tatapan menggoda pada tokoh protagonis. Sang tokoh protagonis lelaki menatapnya dengan penuh hasrat. Delapan adegan kemudian, mereka bercumbu di dalam sebuah kamar hotel. Setelah bercumbu, belakangan perempuan ini akan diculik, atau mati, sehingga karakter protagonis laki-laki tersebut bisa mengalami

Menyoal Konsep Adaptasi Mahasiswa Baru

Oleh: Vincet Fabian* Baru-baru ini, rangkaian orientasi studi dan pengenalan kampus (OSPEK) resmi berubah nama dari INAP menjadi SIAP. Perubahan itu terjadi lantaran akusisi pihak universitas terhadap program tersebut. Meskipun demikian, makna dari program tersebut tetap mengangkat inisasi dan adaptasi. Dalam rangkaian yang disebut SIAP itulah, mahasiswa baru menjalani tahapan yang meresmikan dirinya sebagai mahasiswa.

Universitas Sebagai Praktik Penindasan Lanjutan

Oleh: Vincent Fabian* Sejauh yang diketahui, sorotan kritik pendidikan selalu diarahkan pada sekolah. Pada dasarnya, sekolah dari jenjang SD-SMA memiliki problematika yang kurang lebih sama yaitu pendidikan satu arah. Memang khusus siswa SD hal itu terlihat sepele, tetapi pada jenjang selanjutnya masalah itu mulai serius. Paulo Freire, pakar pendidikan Brazil menyebutnya sebagai pendidikan kaum tertindas.

Mimpi(kah) Revolusi Mental (?)

Oleh Noorhan F. Pambudi*   “It is no single element,  but rather this whole combination, that contitutes scientific management, which may be summarized : Science, not rule of thumb. Harmony, not discord. Cooperation, not individualism. Maximum output, in place of restricted output. The development of each man to his greatest efficiency and prosperity.” Frederick W

Mempertanyakan Putusan Praperadilan

Oleh Ksatria Praja Pranata Surbakti* Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah membacakan putusan atas gugatan praperadilan Komisaris Jenderal Budi Gunawan dengan hasil akhir dikabulkan. Banyak reaksi yang timbul dimasyarakat, mulai yang menerima putusan pengadilan atau terdapat pihak yang mempertanyakan putusan pengadilan. Dan saya dengan berat hati menyatakan harus berada pada posisi yang mempertanyakan putusan tersebut. Mengapa

Kolom Parahyangan: Tentang Menjadi Pelayan dan Pejuang dan Bukan Kaki-Tangan

Dalam hitungan hari, civitas academica Universitas Katolik Parahyangan akan menghadapi Pemilihan Umum Persatuan Mahasiswa Unpar (PUPM). Seluruh elemen pemerintahan –jika bisa disebut demikian-, sibuk mempersiapkan diri, baik sebagai lembaga maupun sebagai individu, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS), Lembaga Kepresidenan Mahasiswa (LKM), serta Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM). PUPM Unpar bukan sebuah hajatan yang main-main, mengingat selama

Top