Tag Archives: maret

Teori Saja Tidak Cukup

Teori Saja Tidak Cukup

Kampus itu lingkungan teoritis. Menjadi nyata sejauh masuk dalam lingkungan praktik. Pada titik inilah ada keseimbangan antara aspek teoritis di ruang kelas dan aspek praksis di ruang nyata bermasyarakat. Berpaling ke Marz Wera, ‘’Dunia intelektual adalah dunia yang dinamis. Ia tidak statis. Dunia intelektual tidak hanya bergerak dalam konsep belajar di ruang kelas, tetapi terus

Permohonan Maaf UKM Media Parahyangan Atas Poster Diskusi “Great Unpar in Great Danger?”

Kami, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Media Parahyangan menyampaikan permohonan maaf atas pencantuman nama pihak Keuskupan Bandung, Yayasan Unpar, Rektorat Unpar, Senat Universitas, PM Unpar, dan Civitas Akademika Unpar dalam poster diskusi “Great Unpar in Great Danger?”. Adapun frasa “turut mengundang” dalam poster adalah kami selaku penyelenggara turut atau telah mengundang juga pihak terkait untuk datang

Pernyataan Sikap dan Tuntutan Aksi “Menolak Korupsi Menjadi Bagian dari Identitas Kami”

Pernyataan Sikap dan Tuntutan Aliansi Mahasiswa Sapu Koruptor “KPK dan Mega Korupsi e-KTP”   KPK adalah harapan. Harapan kita semua pada hadirnya Indonesia yang bersih dari korupsi. KPK adalah momok menakutkan bagi tiap pejabat publik dan pengusaha yang busuk. Tak heran banyak upaya menghancurkan KPK. Tiap serangan ‘Kaum Busuk’ itu sejauh ini selalu dapat dipatahkan

Kronologis Tumbangnya Pohon di Stupa yang Menimpa Mobil Mahasiswa

STOPPRESS MP UNPAR, — Tumbangnya pohon di area Student Parking (stupa) pada Kamis (23/03) lalu diduga disebabkan dari pohon yang berakar pada dinding bata di sekitar pohon tersebut. Akibatnya akar pohon yang tertanam menjadi pendek sehingga tidak kuat menahan beban yang dipikul oleh pohon. Tumbangnya pohon juga menimpa mobil seorang mahasiswa yang terparkir menimbulkan kerusakan

Foto : Aksi Kamisan Bandung dan Solidaritas untuk Perjuangan Petani Kendeng

MP, BANDUNG –  Di halaman Gedung Sate, Kamis (23/3), sejumlah massa yang tergabung dalam Aksi Kamisan Bandung bersolidaritas untuk perjuangan petani Kendeng yang menolak pembangunan pabrik Semen di daerahnya. Selain itu, aksi juga diamanatkan untuk memperingati hari Kebenaran Internasional yang jatuh setiap tanggal 24 Maret. Aksi diisi dengan orasi, pembacaan puisi dan teatrikal oleh sejumlah aktivis,

Kobaran Api di Lantai 2 Gedung PPAG Hanguskan Satu Unit Ruangan

STOPPRESS, MP – Terjadi kebakaran di gedung Pusat Pembelajaran Arntz Geise (PPAG), Ciumbuleuit, kelurahan Cidadap, Bandung. Kebakaran terjadi pada Selasa malam (21/3) sekitar setengah delapan malam dan berhasil dipadamkan sekitar setengah sembilan malam. Hingga saat ini tidak ada korban jiwa atau pun luka. Kebakaran diduga berasal dari sebuah ruangan pantry di lantai 2 yang diawali oleh letupan api. “Sekitar

Mediasi Tiga Mahasiswa Telkom yang Diskors Dinilai Tidak Seimbang dan Tidak Sesuai Perjanjian

NASIONAL, MP –Mediasi yang berlangsung pada Rabu (15/3) lalu antara tiga mahasiswa Telkom University (Tel-U) yang  diskors karena dianggap menyebarkan paham komunisme dianggap tidak sesuai dengan perjanjian dan dinilai tidak seimbang. Kuasa hukum ketiga mahasiswa juga menyebutkan mediasi antara dengan pihak kampus itu, sebaiknya didampingi untuk menjamin kepastian hukum. “Posisi tidak setara, harus dalam keadaan seimbang, sebaiknya didampingi.

Paska Aksi Massa, Pihak Telkom University Undang Mediasi Tiga Mahasiswa yang Dikenai Skorsing

NASIONAL, MP –Paska aksi massa yang dilakukan oleh Komite Rakyat Peduli Literasi di Gedung Sate dan Graha Telkom, ketiga mahasiswa yang dikenai sanksi skorsing, Fariz, Lintang, dan Edo diundang mediasi oleh pihak rektorat Telkom University (Tel-U) pada Rabu lalu (15/3). Aksi massa itu ditujukan sebagai bentuk solidaritas terhadap tiga mahasiswa Tel-U yang diskors akibat tuduhan penyebaran paham komunisme. Setelah

Komite Rakyat Peduli Literasi Anggap Kasus Skorsing Mahasiswa Telkom Sebagai Isu Nasional

NASIONAL, MP –Menanggapi kasus skorsing tiga mahasiswa Telkom University terkait tuduhan penyebaran ajaran komunis, Komite Rakyat Peduli Literasi (KRPL) melakukan aksi solidaritas untuk ketiga mahasiswa tersebut. Pada konferensi pers yang berlangsung pada Rabu (15/3) lalu, KRPL menegaskan bahwa mediasi yang dilakukan ketiga mahasiswa dengan pihak kampus merupakan isu nasional bukan internal. “Pada kasus pemberangusan buku ini

Top