Tag Archives: jokowi

Ma'ruf Amin bersama Joko Widodo

Cawapres Ma’Ruf Amin: Berpotensi Timbulkan Narasi Diskriminatif pada Politik Indonesia

Cawapres Ma’Ruf Amin: Berpotensi Timbulkan Narasi Diskriminatif pada Politik Indonesia

Pada tanggal 9 Agustus 2018, Presiden Joko Widodo telah resmi memilih K.H Ma’ruf Amin sebagai pasangannya menjadi cawapres untuk menghadpai pilplres 2019. Hal ini sekejap membuat masyarakat sangat terkejut karena masyarakat selama ini ber-spekulasi bahwa yang akan mendampingi Jokowi di tahun 2019 adalah Mahfuf MD. Keputusan ini juga membuat banyak orang, terutama pendukung Jokowi itu

Dilarang Bersuara di Karnaval Kemerdekaan

Di siang hari yang terik itu, masyarakat Bandung berkumpul sepanjang jalan Merdeka hingga jalan Diponogoro. Jalan-jalan yang biasanya riuh oleh kecamuk kendaraan yang berlalu-lalang dan macet yang tak karuan, kini hari itu sangat berbeda. Sebagian jalan diberi barikade tepat di tepi trotoar, ada juga jalan yang diberi pembatas berupa tali tipis, tetapi dijaga oleh keberadaan

Pers Rilis Melawan Pemerintahan Agen Kapitalis dengan Persatuan Rakyat

’65, Korupsi, Papua, Penggusuran dan Ilusi Nawa Cita’ Nawa Cita adalah produk bual-bualan yang tidak laku didagangkan di hadapan demokrasi dan kesejahteraan. Pemerintahan Jokowi-Kalla tidak bisa lagi menajwab mengapa janji-janjinya ketika Pemilu diinginkan. Aapa saja yang diingkari? Mengusut secara hukum pelanggaran HAM berat 1965, mencari Wiji Thukul yang hilang di bawah Tim Mawar pimpinan Prabowo,

Tanggapan Terhadap Aksi Peringatan 17 Tahun Reformasi Oleh PM Unpar

Oleh: Joshua Valentino* Dalam rangka 17 tahun reformasi, Persatuan Mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan (PM Unpar) mengadakan aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate, Bandung untuk menyatakan sikapnya. Penegakan hukum, stabilitas ekonomi dan politik artifisal menjadi bahasan utama dari tuntutan yang diberikan. Dalam hal ini, memang merupakan hak mahasiswa dalam menyuarakan pendapat, dan bukan tujuan tulisan ini

Video: Aksi Persatuan Mahasiswa Unpar Memperingati 17 Tahun Reformasi

Aksi Persatuan Mahasiswa (PM) Unpar di halaman Gedung Sate pada hari Kamis (21/5) terkait peringatan 17 tahun reformasi sekaligus hari Kebangkitan Nasional. Mereka menyatakan sikap terhadap pemerintahan Jokowi-JK yang dianggap tidak mampu melahirkan pemerintahan yang efektif serta hanya melahirkan rezim yang memelihara mafia oligarki. Acara diisi dengan pernyataan sikap, orasi, pembacaan puisi dan aksi teatrikal

PM Unpar: 5 Tantangan Utama Pemerintahan Jokowi-JK

1. Penegakan hukum semakin menjauh dari pemenuhan rasa keadilan masyarakat dan semakin menumbuhkan rasa ketidakpercayaan publik terhadap pemerintah. 2. Pemerintah tidak bekerja efektif dan antar bidang berjalan sendiri-sendiri membuat ekonomi nasional dalam ketidakpastian dan terancam kemunduran serius, meningkatnya jumlah pengangguran, meningkatnya ketergantungan pada pihak asing tertentu dan menguatnya posisi dan penguasaan oligarki ekonomi segelintir penguasa modal terhadap negara dan

Pernyataan Sikap Persatuan Mahasiswa Unpar Memperingati 17 Tahun Reformasi

Sejak jatuhnya rezim Soeharto hingga pemerintahan Jokowi-JK, sistem politik Indonesia tidak mampu melahirkan pemerintahan yang efektif. Dengan terbukanya ruang demokrasi dalam Pemilu, alih-alih menciptakan suatu rezim pemerintahan yang bersih dan berkualitas, reformasi hanya bisa melahirkan rezim yang bertahan dan memelihara mafia oligarki. Oligarki politik justru tumbuh subur, kelompok elit politik berkuasa lebih terlihat berlomba-lomba untuk

Aksi PM Unpar: Rezim Jokowi-JK Memelihara Mafia Oligarki

MP, BANDUNG – Memperingati 17 tahun reformasi Persatuan Mahasiswa (PM) Unpar melakukan aksi damai. Aksi ini sebagai bentuk kritik terhadap pemerintahan Jokowi-JK. Salah satu poin yang disampaikan adalah pemeritah saat ini dianggap  hanya mampu melahirkan rezim yang memelihara mafia oligarki. Aksi berlangsung pada Kamis (21/05) di halaman Gedung Sate. “Oligarki politik justru tumbuh subur,” ujar Pricilla Justian (Manajemen 2011)

Mimpi(kah) Revolusi Mental (?)

Oleh Noorhan F. Pambudi*   “It is no single element,  but rather this whole combination, that contitutes scientific management, which may be summarized : Science, not rule of thumb. Harmony, not discord. Cooperation, not individualism. Maximum output, in place of restricted output. The development of each man to his greatest efficiency and prosperity.” Frederick W

Top