Tag Archives: 2015

Pencoretan tembok di Lorong Hukum beberapa bulan yang lalu/dok. MP

Rektor Unpar Menyikapi Kebebasan Berekspresi Mahasiswa

Rektor Unpar Menyikapi Kebebasan Berekspresi Mahasiswa




WAWANCARA MP, UNPAR – Menyikapi berbagai kasus pengekangan mengenai kebebasan berekspresi, seperti kasus pembredelan Majalah Lentera, aksi Mahasiswa Papua di Jakarta yang dipaksa bubar dan menerima penyiksaan, sampai pencoretan dinding di Lorong Hukum. Mangadar Situmorang selaku Rektor Unpar mengungkapkan pendapatnya terkait kebebasan berekspresi di kalangan mahasiswa. Reporter MP berkesempatan mewawancarai Mangadar pada Jumat (4/12/2015) yang






Menyontek-dok. smarterservices.com

Atas Nama Pedagogi, Sontek Bukan Kecurangan




Beberapa hari yang lalu memang terdengar kabar mengenai sejumlah penyontekan yang kembali terjadi. Ditambah lagi, hal itu mendapat tanggapan cukup keras melalui usulan pemecatan bagi mahasiswa yang kedapatan melakukannya. Namun, penyontekan tidak sesederhana peraturan dan sanksi, tetapi menyangkut sistem pendidikan yang digunakan. Kaitan antara sontek dan sistem pendidikan pun menjadi kuat mengingat kampus masih meneruskan






dok. Illustration by Rachel Chung, L.A.

Mahasiswa Tertangkap Mencontek, Pecat!




Surat Terbuka untuk Pimpinan Universitas “terlepas dari kabar adanya mahasiswa yang suka mencontek tertangkap basah mencontek lagi saat ujian, usulan ini memang benar-benar berasal dari kegelisahan saya selama kuliah di Unpar ini.” Pertama-tama, pimpinan universitas yang saya maksud adalah Yth. Rektor, Yth. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Yth. Wakil Rektor Bidang Modal Insani dan Kemahasiswaan






Ilustrasi Ujian / dok fajar.co.id

Berikan Perlakuan Kasar kepada Seorang Mahasiswa, Pengawas Ujian Meminta Maaf.




STOPPRESS MP, UNPAR – Muhammad Hasbi Maarif, seorang pengawas ujian yang bertindak kasar kepada Andrian Dharmawan (HI 2013) seusai ujian telah meminta maaf atas tindakannya. Dengan demikian, kasus tersebut dianggap selesai. “Tadi (Rabu) dia sudah meminta maaf ke saya atas tindakannya,” ujar Andrian, saat diwawancara Rabu (16/12) malam di salah satu tempat makan. Ia menambahkan






Acara perilisan album Griffins Holy Grove ini diberi tajuk Mala Release Showcase dan diselenggarakan di IFI Bandung, Jumat (12/12) lalu/dok. Axel Gumilar

Wawancara MP dengan Griffin’s Holy Grove: Arief Sidharta adalah Inspirasi Besar bagi Kami




Grup musik bernuansa progressive rock asal Bandung, Griffin’s Holy Grove, baru saja melangsungkan acara perilisan album pertama mereka. Album yang dirilis melalui Sorge Records ini berjudul “Mala”. Acara perilisan album ini diberi tajuk Mala Release Showcase dan diselenggarakan di IFI Bandung, Jumat (12/12) lalu. Total 8 lagu yang ada di album Mala dibawakan semua pada






Suasana pembongkaran  Gedung Serba Guna (GSG) sudah sampai pengerukan untuk pembangunan basement setinggi tiga lantai berdasarkan wawancara MP bersama Triweko pada 14 November 2014. Berdasarkan wawancara pembangunan tahap I ini akan selesai pada bulan Desember atau Januari 2015.

Mahasiswa Keluhkan Timeline Pembangunan Yang Tidak Jelas




STOPPRESS MP, UNPAR –Ketidakjelasan timeline pembangunan gedung baru PPAG menjadi salah satu masalah yang dibahas dalam dialog bersama Yayasan, Jumat (4/12). Stephen Angkiriwang (HI 2012) selaku Presiden Mahasiswa menyampaikan bahwa timeline yang jelas diperlukan agar tidak mengganggu proses belajar mengajar mahasiswa. Mengenai ketidakjelasan timeline tersebut, Stephen Angkiriwang selaku Presiden Mahasiswa menyampaikan pendapatnya. “Kita mengerti bahwa






Suasana pembongkaran  Gedung Serba Guna (GSG) sudah sampai pengerukan untuk pembangunan basement setinggi tiga lantai berdasarkan wawancara MP bersama Triweko pada 14 November 2014. Berdasarkan wawancara pembangunan tahap I ini akan selesai pada bulan Desember atau Januari 2015/ dok MP gambar ditemukan di papan pengaman dekat Himpunan Arsitek

Pembangunan PPAG Utamakan Truk Masuk atau Calon Sarjana Masuk (?)




STOPPRESS MP, UNPAR –Pertanyaan pembangunan Pusat Pembelajaran Arntz-Geisse (PPAG) utamakan truk masuk atau calon sarjana masuk sempat terlontar pada diskusi bersama yayasan di Gedung Rektorat Lantai 2 oleh Richard Sianturi (FH 2012) pada Jumat (4/12). Pertanyaan itu didasarkan karena sering terjadinya persilangan jalan antara truk pembangunan dan mahasiswa yang akan memasuki kampus. “Kami tahu kampus






Suasana  dialog bersama yayasan yang diadakan pada Jumat (4/12) di Gedung Rektorat Lantai 2. Dialog tersebut diadakan untuk mencari solusi dari dampak pembangunan PPAG / dok. Kristiana Devina

Yayasan Sebut Kontraktor Pembangunan PPAG Bermain Nakal




STOPPRESS MP, UNPAR – Pembangunan Pusat Pembelajaran Arntz-Geisse (PPAG) sudah berjalan beberapa bulan dan tidak sedikit kegiatan pembangunan yang mengancam keamanan mahasiswa. Beberapa kasus sudah diadukan pada Tim PPAG dan Pihak Yayasan Unpar, dalam hal ini yayasan sebut kontraktor bermain nakal. “Kontraktor itu biasa seperti itu, kalau bisa nyuri ya nyuri kesempatan, karena saya juga kontraktor






Suasana pembongkaran  Gedung Serba Guna (GSG) sudah sampai pengerukan untuk pembangunan basement setinggi tiga lantai berdasarkan wawancara MP bersama Triweko pada 14 November 2014. Berdasarkan wawancara pembangunan tahap I ini akan selesai pada bulan Desember atau Januari 2015.

Yayasan Belum Memikirkan Solusi Terkait Bising dari Dampak Pembangunan




STOPPRESS MP, UNPAR – Pembangunan gedung baru PPAG tahap 2 yakni perubuhan gedung 4 dan 5 menimbulkan permasalahan terkait kebisingan yang akan ditimbulkan. Menanggapi hal tersebut, Yayasan akui belum memikirkan solusi pa yang akan dilaksanakan menghadapi dampak tersebut.  “Sampai saat ini belum terpikir, kami masih dalam proses pemikiran akan menggunakan metode apa,” ujar Iwan Supriadi selaku






Suasana dialog bersama yayasan yang diadakan pada Jumat (4/12) di Gedung Rektorat Lantai 2. Dialog tersebut diadakan untuk mencari solusi dari dampak pembangnan PPAG / dok. Kristiana Devina

Yayasan Tegur Kontraktor Masalah Debu dan Becek




STOPPRESS MP, UNPAR – Akibat dilaksanakannya pembangunan gedung baru PPAG menimbulkan dampak jalan yang berdebu dan becek di sekitar wilayah kampus yang berujung pada keluhan mahasiswa. Menyikapi hal tersebut Yayasan akui seringkali menegur pihak kontraktor.  “Kalau ada mahasiswa yang complain mengenai jalan yang berdebu dan becek maka saya akan tegur kontraktor,” ujar Iwan Supriadi selaku ketua






Top