Surat Pernyataan “XR” Petugas Vallet B2

Gerbang Depan parkir motor EZ Parkir  Unpar Gerbang Depan parkir motor EZ Parkir Unpar

Bandung, 26 November 2017
Kepada Yth.
Pimpinan MP UNPAR
Di Tempat

Surat Pernyataan
Saya XR, Petugas Vallet B2, memohon maaf yang sebesar-besarnya..! kepada NF yang telah merasa dilecehkan oleh Saya. Jika memang benar-benar dilecehkan.

Dan di sini Saya akan menjelaskan kronologis yang sebenarnya dab sesuai fakta, real, spesifik, dan tidak melebihkan ataupun mengurangkan kejadian tersebut.

1. Kunci mobil tidak ditahan melainkan diamankan di meja tempat penyimpanan
2. Benar saya melontarkan kata “Neng mau digendong” dengan maksud menghibur
3. Tidak benar saya melontarkan kata “atau dipeluk”
4. Tidak menyembunyikan kunci mobil NF karena kunci ada di meja penyimpanan
5. Saya tidak menggenggam NF atau berusaha untuk mencium
6. Tidak benar saya melontarkan “neng di adu yu ah neng” apanya yang harus diadu

Maksud dan tujuan saya XR, melontarkan kata mau digendong neng dengan jarak saya dan NF kurang lebih 2 meter dan NF menjawab tidak Pak makasih sambil tersenyum juga memegang HP NF sendiri, dengan jarak 2 meter saya dan NF menuju meja tempat penyimpanan kunci vallet mobil milik NF.

Setelah sampai meja kunci, Saya XR mengambil 2 kunci mobil yang di tangan kiri saya milik NF dan yang di tangan kanan milik siswi lain, lalu saya menyimpan kembali kunci mobil yang bukan milik NF ke meja penyimpanan kunci siswa/siswi yang vallet dan saya mempersembahkan kunci mobil milik NF dengan kedua tangan saya secara otomatis tersentuhlah tangan NF. Apakah harus saya lempar kunci milik NF/melemparkan kunci NF karena posisi kunci milik NF ada di atas kedua telapak tangan Saya. Akhirnya Saya meminta maaf Neng…!!! Karena sudah tersentuh tangan NF, gak tahu dijawab apa oleh NF permintaan maaf Saya.

Poin yang kedua di atas maksud dan tujuan saya mencoba menghibur agar hubungan emosional petugas dan yang di valletkan agar tidak ada kecanggungan, dan menjaga kepercayaan juga kenyamanan nggak lebih itu saja kok…! Kenapa bisa jadi salah persepsi NF.

Sekali lagi Saya atas nama pribadi XR memohon maaf kepada NF yang sebesar-besarnya…!!! yang memang merasa dilecehkan.

Dengan berdasarkan ikhtikad, niatan, tujuan, dan norma Saya, sama sekali saya lebih mengedepankan attitude, kode etik, dan moral Saya tidak bejad/akhlak Saya tidak rusak dikarenakan kembali lagi saya ingin mencoba menghibur NF, bahkan jangankan pekerjaan, Saya berani taruhannya nyawa Saya apabila Saya punya niatan buruk/otak kotor/otak mesum/ bakhan sampai mencium NF.

Demikianlah pernyataan kronologis yang XR buat, sekali lagi jangankan sanksi/pemecatan kerja bahkan nyawa pun Saya berani menjadi taruhannya apabila adanya niat buruk kepada NF!!!

Mohon diberikan contoh pelecehan seksual seperti apakah di dalam UU RI, KUHP, kriterianya apa saja…? (Apa resume medis mendukung?). Sebelum dan sesudahnya Saya XR berterima kasih banyak atas bantuannya.

Terakhir kata, saya menyesali perbuatan saya terhadap NF. Dan tidak akan pernah lagi melakukan perbuatan hal sama kepada mahasiswi unpar yang vallet.

 

* Tulisan ini merupakan klarifikasi dari pihak Petugas Vallet B2 mengenai pemberitaan Terjadinya Kasus Pelecehan Seksual. Surat ini dibuat langsung oleh XR sendiri dan Diketik kembali oleh redaksi Media Parahyangan. Surat ini diterima oleh redaksi pada pagi hari tanggal 27 November 2017 tanpa tanda tangan

One Comment;

*

*

Top