Sudjiwotedjo : Soal Demokrasi, Serahkan Saja Sama Ahlinya

Para pembicara dalam acara Demosnesia yang diadakan Kamis (28/4) di Parkiran Rektorat / dok. Jamie Wijaya Para pembicara dalam acara Demosnesia yang diadakan Kamis (28/4) di Parkiran Rektorat / dok. Jamie Wijaya

STOPPRESS MP, UNPAR – Pemusik, pelukis, penulis, dan dalang wayang, Sudjiwotedjo mengajak mahasiswa untuk mengkritisi kembali demokrasi. Menurutnya, demokrasi akan berbahaya jika ditentukan oleh orang banyak sebab orang banyak belum tentu benar. Oleh karena itu, ia menganggap agar masalah demokrasi lebih baik diserahkan saja pada ahlinya.

“Aku pikir kita perlu mulai kritis lagi terhadap demorkasi. Kelihatannya apa boleh buat, mending serahkan saja sama ahlinya,” ucap Sudjiwotedjo  saat ditemui MP menjelang acara Talkshow Demosnesia pada Kamis (28/4) lalu.

Hal itu diucapkannya  karena ketidaksetujuannya terhadap definisi demokrasi yang menganut kebenaran yang ditentukan oleh orang banyak. Menurutnya, orang banyak belum tentu benar sehingga bisa berbahaya. Hal ini yang dianggapnya sebagai batasan demokrasi sehingga kebenaran tidak bisa diserahkan pada publik. “Jadi kalau kebenaran diserahkan kepada orang banyak bisa bahaya karena justru masa itu sulit untuk kritis. Berarti ada hal-hal tertentu yang harus diserahkan saja pada orang-orang yang visioner!” ucapnya

Selain itu, Sudjiwotedjo juga mengatakan saat ini setiap orang memiliki kecenderungan untuk mengikuti setiap permasalahan yang tidak berada dalam ranahnya. “Di luar ranah masing-masing orang, sudahlah! Sekarangkan kecenderungannya kayak orang apa-apa, semua harus ikut. Bisa kacau itu,” ucapnya. Disamping itu, ia juga menambahkan bahwa demokrasi bisa berjalan apabila setiap orang telah melakukan tugas nya masing-masing secara maksimal.

Sudjiwotedjo merupakan salah satu bintang tamu yang hadir dalam acara Democracy of Indonesia (Demosnesia). Selain Sudjiwotedjo, tokoh lain seperti Romo. Franz Magnis Suseno dan Pidi Baiq juga turut menjadi pembicara dalam talkshow itu. Demosnesia merupakan acara mengenai Demokrasi yang mengangkat tema Revolusi Mental . Acara Demosnesia diisi dengan pameran karya seni, band, sesi talkshow, dan pertunjukan wayang.

Baca juga: Demosnesia Ajak Mahasiswa Salurkan Aspirasi dengan Cara yang Positif

VINCENT FABIAN THOMAS, VERONICA DWI LESTARI

 

Tags , , , ,

Related posts

*

*

Top