Satu Langkah Menuju Latvia oleh PSM

suasana konser PSM O Sapientia: A Voyage to Baltic Sea Competition suasana konser PSM O Sapientia: A Voyage to Baltic Sea Competition

Lampu dimatikan. Semua penonton duduk tegak, mata mereka fokus menatap lurus ke arah panggung. Puluhan pasang mata menggiring langkah para penyanyi yang satu per satu masuk ke panggung. Ivan Yohan, sang konduktor, melangkah masuk dengan mantap tanpa cela. Begitu tiba di depan penonton, beliau membungkukkan badan dan berputar menghadap tiga baris paduan suara yang sudah bersiap mengeluarkan alunan indah.

PSM (Paduan Suara Mahasiswa) Unpar malam itu sukses menjadi bintang di konser O Sapientia: “A Voyage to Baltic Sea Competition.” Bernyanyi di tengah aula gedung Kantor Keuskupan Bandung, PSM Unpar sukses membawa para penonton yang hadir menuju dimensi lain dengan tiga belas lagu.

Konser pra-kompetisi PSM Unpar ini dibagi menjadi dua sesi yang masing-masing terdapat 7 lagu dari mancanegara dan 6 lagu yang menunjukkan ciri khas Indonesia. Salah satu lagu wajib yang akan dilombakan di Latvia nanti, yaitu lagu yang berjudul “The Drop” karya Andris Dzenitis, menjadi lagu pembuka yang menghantar penonton menuju rentetan lagu lainnya. Layar lebar membentang dibalik para pelantun menunjukan indera pendengaran dan penglihatan dipadukan sedemikian rupa hingga menjadi kesatuan yang dihadirkan untuk penonton.

Akhir konser ditemani oleh tepuk tangan meriah dari penonton dan penampil. Suasana haru juga menemani para penampil atas kerja keras mereka yang berhasil dituangkan pada malam itu Shenka, seorang mahasiswa ITB yang matanya tidak jua menahan air mata usai pertunjukan. Begitu pula dengan Vianessa, anggota PSM Unpar, bangga melihat teman seperjuangannya berhasil mempertunjukkan sebuah paduan suara kelas wahid. Vianessa berharap bahwa orang-orang yang berada diatas panggung pada malam itu dapat membawa kebanggan dari tanah air ke Latvia.

Para pelantun sudah mempersiapkan segalanya sejak pertengahan tahun ini. Ivan Yohan pun rela mengudara ribuan kilometer demi hadir pada setiap latihan hingga menjadi orang terdepan dalam konser malam tersebut.

O Sapientia: “A Voyage to Baltic Sea Competition” menjadi konser pra-kompetisi yang akan mengantar PSM Unpar menuju Latvia dalam rangka mengikuti lomba The 3rd International Baltic Sea Choir Competition. Kompetisi pun akan berlangsung pada tanggal 21-24 September 2018 mendatang.

 

Pada Bagian yang Tak Kasat Mata

Tidak hanya hanya nada dan dentingan alat musik yang ingin ditunjukan oleh sang konduktor Ivan Yohan, namun juga alunan kata demi kata yang terangkai menjadi satu kesatuan dan menunjukan esensi yang jauh lebih mendalam. Kumpulan puisi, doa dan kutipan kitab suci yang dirangkai menjadi alunan nada, membawa pesan penuh syukur dan berterima kasih untuk para penonton.

Lagu yang terdengar seolah membawa kita jauh ke masa lalu, ke jaman sebelum semua orang dalam ruangan itu dilahirkan. Budaya alunan dan lirik dari Eropa terasa kental, terlihat dalam penggunaan lirik bahasa Latin menunjukan bagaimana budaya Katolik memiliki tempat tersendiri. “Ave Maria gratia plena, Dominus Tecum, Benedicta tu in mulieribus,” sebuah cuplikan lirik lagu yang membawa pesan akan kasih dari Bunda Maria dan bagaimana kita selayaknya untuk menghargai dan menghormati wanita.

 

MATTHEW ADITH SAGITO | BRENDA CYNTHIA ATMADJA

 

 

Related posts

*

*

Top