Rolling Stone Indonesia adakan Workshop Music-Biz

STOPPRESS, UNPAR – Kamis (27/10) Majalah Rolling Stone Indonesia kembali adakan workshop mengenai bisnis musik kreatif yang ke empat kalinya, bertempat di Universitas Katolik Parahyangan.

Majalah Rolling Stones Indonesia mengadakan workshop ini pada hari Rabu kemarin, bertujuan untuk menyebarkan inspirasi bagi pemuda dan pemudi yang ingin serius menekuni karir di bidang musik. Terutama untuk kenal lebih dekat mengenai bisnis musik, siapa saja yang terlibat dalam bisnis itu, bahkan beberapa celah yang bisa dimanfaatkan bagi siapapun yang ingin bergelut di dunia bisnis musik.

Moderator Wendi Putranto dalam bukunya yang berjudul Rolling Stone Music Biz: Manual Cerdas Menguasai Bisnis Musik, juga memberi tahu banyak hal tentang dunia musik tanah air.

“Selain musisi itu sendiri, terdapat orang-orang yang membantu dan berperan secara tidak langsung dalam sebuah industri musik, seperti adanya lawyer yang bertugas untuk melindungi hak cipta sebuah karya atau lagu yang telah diciptakan,” jelas Wendi.

Hadirnya acara workshop Music Biz ini juga diselingi dengan penjelasan menarik dari pihak sponsor yakni BNI yang menjelaskan beberapa poin penting bagaimana BNI dapat menjadi banking partner yang bisa menumbuhkan kewirausahaan di industri kreatif.

Mahasiswa di Universitas Katolik Parahyangan Bandung diberi kesempatan untuk mengikuti workshop ini dengan dihadiri pembicara artis ternama Glenn Fredly dan Sandhy Sandoro. Selain itu hadir juga Humania/Java Festival Production bernama EQ Puradiredja dan Wendi Putranto, seorang Executive Editor Rolling Stones Indonesia yang saat itu juga menjadi moderator workshop tersebut.

Sebelum singgah di kota Bandung, Rolling Stone Indonesia sudah mengadakan workshop ini di beberapa kota besar di Indonesia seperti Palembang, Yogyakarta, dan Bogor.

Acara yang dimulai sejak siang ini kemudian ditutup sekitar pukul 17:30 WIB oleh penampilan dari band Universitas Parahyangan Tiga Tempe. Sandhy Sandoro dan Glenn Fredly pun menjadi penutup acara, masing-masing dari mereka membawakan tiga buah lagu.

(Harish Alfarizi / Eky Alkautsar)

Related posts

*

*

Top