Rekapitulasi Penghitungan Suara PU-PM Unpar 2018 Hari Pertama Untuk Capresma

Logo Pemilihan Umum Persatuan Mahasiswa PUPM UNPAR 2018. Dok/ KPUPM 2018 Logo Pemilihan Umum Persatuan Mahasiswa PUPM UNPAR 2018. Dok/ KPUPM 2018

STOPPRESS MP, UNPAR – Berikut hasil rekapitulasi penghitungan suara Pemilhan Umum Persatuan Mahasiswa (PU-PM) Unpar setelah pemungutan suara hari pertama ditutup, Senin (23/4) untuk kategori calon Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa (Capres dan Cawapres) Unpar periode 2018-2019. Penghitungan berdasarkan hasil pantauan reporter MP di lapangan.

Nama Pasangan Capresma – Cawapresma

Prodi
Louis Teknik Sipil 2015
Jessica Andriani Putrono Hubungan Internasional 2015
Jumlah Suara Setuju  1780
Jumlah Suara Tidak Setuju  418
Abstain  311

Total Suara Masuk : 2509

Syarat suara sementara untuk menang sebagai calon presiden mahasiswa dan wakil presiden mahasiswa terpilih : 50%+1 (1254 + 1 dari total suara sebanyak 1255)

Dibandingkan dengan perolehan suara capresma-cawapresma yang juga calon tunggal pada PUPM 2017 lalu, jumlah pemilih di hari pertama (2509 suara masuk) lebih banyak dibanding periode sebelumnya (2353 suara masuk).

Selain itu, jumlah suara setuju mengalami kenaikan (1780 berbanding 1476) sementara jumlah suara tidak setuju mengalami penurunan (418 berbanding 722) dibanding periode pemilihan 2017 lalu.

Sumber : Rekapitulasi Penghitungan Suara PU-PM Unpar 2017 Hari Pertama Untuk Capresma

Related posts

One Comment;

  1. Reidu said:

    Yang bilang dana mahasiswa deal-dealan dengan lembaga kampus, coba minta transparansi dana deh.

    2. Masalah pembangunan gamau ikut campur? Itu kepentingan kalian juga wahai calon presiden, lihat PPAG belum ber-SLF kalian diam saja, kalian tidak peduli dengan keselamatan kawan yang tiap hari belajar di gedung tersebut?

    Biaya SKS naik tapi dana mahasiswa malah turun ya cari tau dong kenapa. Kalian bukan anak buah rektorat atau yayasan yang terima apa adanya. Minta pertanggungjawaban, minta transparansi anggaraan pengeluaran UNPAR.

    Jika tidak, apa bedanya dengan yang sebelum-sebelumnya?

*

*

Top