PSM Unpar Raih Gelar Di Austria

Konduktor Ivan Yohan menerima penghargaan Ferdinand Grossmann untuk interpretasi terbaik/ dok. PSM Unpar Konduktor Ivan Yohan menerima penghargaan Ferdinand Grossmann untuk interpretasi terbaik/ dok. PSM Unpar

STOPPRESS MP, UNPAR – Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Unpar kembalimeraih gelar saat berpartisipasi dalam kompetisi paduan suara bertaraf internasional, yaitu, The 51st Internationaler Chorwettbewerb di Spittal an der Drau, Carinthia, Austria yang berlangsung tanggal 3-6 Juli 2014.

Dari 2 kategori yang dilombakan, PSM berhasil menyabet gelar juara untuk kategori Mixed Choir (campuran penyanyi pria dan wanita) dan berada di peringkat ke-4 untuk kategori Folk Song (lagu daerah dari negara masing-masing). Selain itu, mereka juga berhasil meraih penghargaan Ferdinand Grossman untuk Best Interpretation (interpretasi terbaik dari suatu karya lagu).

Dikutip dari siaran pers PSM, Ivan Yohan selaku konduktor PSM saat di Austria mengaku bangga dengan hasil yang mereka capai.“Saya bangga dengan kerja keras dan semangat anggota paduan suara Unpar dan saya bersyukur akan prestasi yang telah dicapai,” ujar Ivan.

Untuk kategori Folk Song, tim PSM membawakan lagu Saleum dari Nanggoe Aceh Darussalam, Raego dari Sulawesi, dan Ahtoi Porosh dari Kalimantan. Sedangkan untuk kategori Mixed Choir, mereka membawakan 3 buah lagu wajib dalam berbagai bahasa. Hear My Prayer, O Lord karya Henry Purcell dalam bahasa Inggris,  Toast Pour Le Nouvel An karya Gioachino Rossini dalam bahasa Perancis, dan Stimmungkarya Anselm Schaufler dalam bahasa Jerman. Selain itu, PSM juga membawakan 2 buah lagu pilihan, yaitu, Gloria Patri karya Budi Susanto Yohanesdan Lavabo karya Vytautas Miskinis.

Rian (Teknik Kimia 2011), salah satu anggota PSM yang berangkat ke Austria, mengaku puas akan hasil yang dicapai mereka. “Waktu afterparty kan pada jago tuh dancenya, ya, kita bisanya poco-poco, jadinari itu aja,” ujarnya saat ditemui di depan sekretariat PSM, Rabu (6/8). Selain kemenangan, menurutnya pengalaman yang didapatkan selama berinteraksi dengan peserta dari negara lain pun menyenangkan.

PSM berangkat ke Austria dengan 40 orang anggota dari semua angkatan dan persiapan selama 4 bulan untuk menghadapi kompetisi The 51st Internationaler Chorwettbewerb. Sebelum mengikuti kompetisi, PSM telah mengirimkan contoh suara kepada panitia di awal tahun 2014. Hasilnya mereka dapat mewakili nama Indonesia untuk menjadi satu-satunya peserta dari benua Asia pada kompetisi ini.

The 51st Internationaler Chorwettbewerb sendiri adalah kompetisi paduan suara yang diadakan sejak tahun 1964 di Austria. Untuk tahun 2014, kompetisi diikuti oleh 9 negara yang sebagian besar besar dari Benua Eropa, yaitu Austria, Ceko, Latvia, Hungaria, Indonesia, Kolombia, Serbia, Slovakia, dan Ukraina.

AXEL GUMILAR

Related posts

Top