Presma Menyontek Dapat Pengaruhi Akreditasi

STOPPRESS MP, UNPAR – Terkait dengan terpilihnya capresma tunggal Ibrahim Risyad pada Pemilihan Umum Persatuan Mahasiswa (PUPM) Unpar tanggal 30 April 2014 lalu menimbulkan berbagai pandangan miring terkait dampak yang akan ditimbulkan jika dia tetap maju sebagai Presiden Mahasiswa periode 2014/2015.

“Ada atau tidaknya organisasi mahasiswa seperti ini jelas mempengaruhi akreditasi, tapi justru yang perlu diperhatikan adalah kalau assessor sampai mengetahui presmanya menyontek itu yang justru akan menurukan akreditasi,” ucap Johanes Gunawan yang selaku dosen Fakultas yang ditemui MP diruangannya Senin (12/5).

Menurut dosen yang akrab disapa Jogun ini moralitas dan etika seorang pemimpin menjadi pertanyaan yang terkesan diabaikan. Hal ini tidak terlepas dari pengaruh institusi pendidikan dewasa ini. “Seharusnya ada pelajaran yang lebih bisa membangun moral dan etika mahasiswa itu sendiri, tidak sekedar penyampaian materi dan handout,” katanya.

Johannes Gunawan yang juga bekerja di Direktorat Jendral Perguruan Tinggi (DIKTI) mengatakan tujuan di perguruan tinggi menurutnya sebagai pembentukan karakter sehingga untuk tindakan menyontek tidak bisa dibenarkan. “Menurut saya, mau tidak mau dia harus mundur,” katanya terkait tindakan menyontek yang dilakukan capresma tunggal tersebut.

VERONICA DWI LESTARI

Related posts

*

*

Top