POTRET Kembali Mengadakan Pameran Fotografi

STOPPRESS, UNPAR – Senin ( 31/10). Unit Kegiatan Mahasiswa POTRET Unpar kembali mengadakan pameran fotografi pada hari Senin (31/10) – Rabu (2/11) di Wind Tunnel  UNPAR.

Kali yang ini berkesempatan untuk memamerkan karya mereka sebagai para fotografer adalah angkatan POTRET 21. Dengan mengusung tema kesenjangan sosial, para fotografer muda ini ingin mengangkat perenungan mendalam akan isu sosial di sekitar melalui fotografi.

“Tema ini kami pilih agar dapat meningkatkan kesadaran para mahasiswa akan kesenjangan sosial yang berlangsung di sekitar kita”, ujar Johanes Mario Adriano, ketua angkatan 21 POTRET sekaligus ketua pelaksana pameran kali ini.

Tema kesenjangan sosial yang diangkat oleh panitia pada awalnya hanyalah aspek kesenjangan sosial di UNPAR dan sekitarnya. Namun, panitia merasa bahwa tema terlalu sempit dan objeknya sedikit. Akhirnya tema awal yang direncanakan diubah menjadi kesenjangan sosial secara umum. Sehingga, para anggota baru potret dapat mengambil foto  dari berbagai macam tempat seperti Bandung dan Jakarta.

Keseluruhan terdapat 87 foto yang dipamerkan pada ajang eksibisi kali ini. Konsep dekorasi yang dipilih juga berkaitan dengan tema kesenjangan sosial yang diangkat. Panitia menggunakan kardus sebagai unsur utama dalam mendekorasi pameran.

“Kardus sangat familiar di dalam kehidupan masyarakat menengah kebawah, banyaknya masyarakat yang tidak berumah dan banyaknya mereka yang memilih kardus untuk ‘penghangat’ menjadi insipirasi besar kami dalam konsep dekorasi kali ini,” tambah Johanes. Kardus amatlah berarti bagi masyarakat menengah kebawah, karena dapat berguna sebagai tempat tinggal dan juga mata pencaharian.

Pengunjung juga terlihat tertarik dengan pameran foto POTRET. Terlihat beberapa mahasiswa yang berlalu lalang berhenti sejenak untuk melihat foto-foto yang dipasang di pameran. Menurut salah satu pengunjung Alexius Renaldo (Teknik Informatika Unpar, 2011), “Foto-fotonya bagus dan berkesan, setelah melihat foto-foto ini jadi prihatin juga dengan keadaan sekitar.”

Hasil pameran kali ini turut mengikut sertakan para mahasiswa pengunjung pameran, dimana mereka akan mengapresiasi foto yang paling berkesan melalui voting. Fotografer yang memperoleh voting terbanyak nantinya akan mendapatkan sebuah kamera analog mini dari panitia.

(Shafira Ayunindya / Ardini Azzah / Risa Efriani)

Related posts

*

*

Top