Pihak Dekanat Siapkan Sanksi yang Tegas Perihal Ricuh Mahasiswa Hukum

STOPPRESS MP, UNPAR – Pihak dekanat siapkan sanksi yang tegas menanggapi ricuh mahasiswa Hukum di Koridor Fakultas Hukum pada kamis (26/4).

Dekanat menjadikan deklarasi Pemilu yang ditandatangani manager kampanye (MK) dari setiap partai sebagai dasar pemberian sanksi. Dalam deklarasi tersebut manajer kampanye setiap partai telah sepakat untuk menjaga ketertiban dalam pelaksanaan pemilu.

“Kami dari pihak fakultas tidak akan main-main, berdasarkan deklarasi yang telah ditandatangani oleh MK setiap partai , pihak yang terlibat akan mendapatkan sanksi yang tegas,” ujar dekan Fakultas hukum Sentosa sembiring saat ditemui Media parahyangan setelah membubarkan masa di koridor depan. Selain pihak yang terlibat langsung, sentosa sembiring menegaskan MK juga turut bertanggung jawab sesuai dengan konsekuensi dari deklarasi yang telah disepakati.

Pihak dekanat akan mengadakan pertemuan dengan masing-masing lima perwakilan dari kedua pihak yang bertikai pada hari jumat besok (27/4). Pertemuan tersebut akan membahas tentang kronologis kejadian yang akan dijadikan dasar pemberian sanksi oleh pihak dekanat.

(Charlie Echon)

3 Comments

  1. Bintang K. Napitupulu said:

    Jangan disalahkan partainya, tapi salahkan oknum yang sengaja mencari gara-gara. Masa cuma masalah sepele (masalah rokok) sampai ribut.
    Dimana beberapa oknum dari salah satu partai mengkonsumsi minuman kerasa, apalagi di DALAM KAMPUS.
    Yang harus diberi sanksi adalah semua orang / pihak / oknum yang memancing keributan, bukan PARTAINYA bukan juga MKNYA.

  2. samson said:

    dalam meliput sesuatu tolong diangkat sedikit mengenai kronologis dari kejadian, sehingga pembaca tidak bingung membaca beritanya dan bertanya-tanya “ini dalam konteks apa?”

  3. MP said:

    @samson terima kasih atas saran dan perhatiannya. Mengenai ini dalam konteks apa, itu sudah dicantumkan pada judul dan lead nya, tapi mohon maaf apabila pembaca tetap bingung dalam membaca berita ini. Hal ini akan menjadi evaluasi dari redaksi media parahyangan.

*

*

Top