PIC 2015: Peran AS Makin Berkurang Di Dunia Global

Parahyangan International Conference 2015 di Gedung Pascasarjana Unpar, Minggu (8/5) . dok. PIC 2015 Parahyangan International Conference 2015 di Gedung Pascasarjana Unpar, Minggu (8/5) . dok. PIC 2015

STOPPRESS, MP, UNPAR – Kelompok Studi Mahasiswa Pengkaji Masalah Internasional (KSMPMI) kembali mengadakan Parahyangan International Conference (PIC) pada Minggu (8/5). Bertempat di Gedung Pascasarjana, konferensi ini mengambil tema “G-Zero”. Terminologi ini membahas mengenai kemunduran Amerika Serikat sebagai negara adidaya.

“Krisis ekonomi tahun 2008 membuat peran AS semakin berkurang di dunia global, dan membuat adanya kemungkinan absennya negara super power,” ujar Imam Assovie, ketua acara PIC 2015 saat ditemui seusai acara. Selain itu, kemajuan ekonomi yang dialami negara-negara berkembang seperti BRICS (Brazil, Russia, India, China, and South Africa), diprediksiakan mampu melewati kekuatan ekonomi Amerika Serikat. “Perkembangan BRICS ini menghasilkan suatu fenomena internasional yang  janggal,” tutur Imam. Terminologi G-Zero sendiri berasal dari presiden Eurasia, Ian Bremner.

Konferensi ini tidak hanya membahas tentang absennya kepemimpinan global, ataupun kemungkinan BRICS menyalip posisi AS, namun juga diskusi mengenai Indonesia sebagai pemimpin global di masa depan.

Menanggapi masalah jumlah peserta, Imam berkata bahwa panitia cukup kaget dengan banyaknya jumlah yang hadir. “Peserta tahun ini lebih banyak dari sebelumnya,” katanya. Menurutnya para peserta juga aktif keaktifan terlihat saat sesi tanya jawab. “Antusiasme peserta di luar ekspektasi kami (panitia),” ucap Imam.

Sementara itu, Rengga Wardhana sebagai salah satu peserta yang hadir mengaku antusias dengan PIC kali ini. “Pembicaranya bagus, pembahasannya komprehensif, topik yang dibahas pun bukan hal yang umum, gak mainstream,” ujar mahasiswa HI 2012 ini.

Selain diskusi, juga ada presentasi makalah dari peserta terpilih, dan juga penampilan dari Listra. Sedangkan pembicara yang hadir antara lain adalah Colin Brown, Casey Mace, Rene Pattiradjawane, Russell Trood, dan Bob Hadiwinata.

ZICO SITORUS

 

 

Related posts

*

*

Top