Permohonan Maaf UKM Media Parahyangan Atas Poster Diskusi “Great Unpar in Great Danger?”

Permohonan Maaf Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Media Parahyangan atas poster diskusi "Great Unpar in Great Danger?"

Kami, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Media Parahyangan menyampaikan permohonan maaf atas pencantuman nama pihak Keuskupan Bandung, Yayasan Unpar, Rektorat Unpar, Senat Universitas, PM Unpar, dan Civitas Akademika Unpar dalam poster diskusi “Great Unpar in Great Danger?”.

Adapun frasa “turut mengundang” dalam poster adalah kami selaku penyelenggara turut atau telah mengundang juga pihak terkait untuk datang di acara diskusi tersebut, tanpa maksud melakukan pencatutan nama untuk melegitimasi acara tersebut. Namun, terkait dengan kekeliruan penggunaan frasa yang dapat dimaknai berbeda dari yang kami maksud, kami memohon maaf dan sungguh menyesal atas ketidaknyamanan dan/atau kerugian yang ditimbulkan.  Kiranya ini menjadi pelajaran berharga bagi kami agar lebih teliti dan tidak mengulanginya di waktu mendatang.

Kami berterima kasih kepada Rektor dan Sekretaris Senat Universitas Katolik Parahyangan atas masukan dan laporannya yang menunjukkan kepedulian para pihak tersebut atas hadirnya Pers Mahasiswa yang bertanggung jawab dan budaya demokrasi yang sehat dalam lingkungan Universitas Katolik Parahyangan.

Kami berharap sikap keterbukaan atas kritik dan kemauan untuk membuka dan memperbaiki diri menjadi salah satu sikap dasar kita dalam melatih diri sebagai warga negara yang bertanggung jawab.  Sikap keterbukaan saling mengoreksi dan memberi masukan, menjunjung tinggi kebenaran dan kepatutan, berani bersikap dan bertanggung jawab sudah selayaknya kita tumbuh kembangkan menjadi bagian budaya kehidupan kampus kita tercinta yang akan menjadi salah satu sumbangan terbesar bagi perkembangan republik yang kita cintai ini.

 

*Permohonan maaf ini diterbitkan sebagai langkah menindaklanjuti salah satu rekomendasi dari hasil pemeriksaan dan keputusan Majelis Etik dan Kehormatan Organisasi UKM Media Parahyangan.

Related posts

*

*

Top