Perkembangan Kantin UNPAR Pasca Wabah Hepatitis Belum Signifikan

STOPPRESS MP, UNPAR – Enam bulan pasca wabah hepatitis A merebak di UNPAR, perkembangan fasilitas dan prasarana pada tempat makan di lingkungan dalam kampus terbilang belum signifikan.

Berdasarkan pantauan Media Parahyangan pada Jumat 30 Januari 2012 di kantin – kantin UNPAR, belum terlihat adanya perubahan, terutama dari tingkat kebersihan tempat secara kasat mata.

Namun pihak penjual menyatakan adanya kenaikan standar kebersihan pada lingkungan kantin. Eno, penjual nasi goreng di kantin FISIP mengatakan adanya peningkatan standar mutu makanan dan kebersihan peralatan makan. “Kami sudah mendapat jaminan dari UNPAR dan dinas kesehatan soal kualitas makanan, namun harus ada peningkatan dari sebelumnya”, jelasnya.

Pernyataan serupa juga muncul dari Nur, pedagang mie hijau di Student Center (SC) UNPAR. Beliau mengatakan bahwa pihak mahasiswa harusnya lebih mengkhawatirkan kualitas makanan diluar kampus ketimbang didalam. “Sudah tidak ada masalah yang tersisa sejak wabah tersebut. Jumlah konsumen kembali normal dan kualitas kebersihan telah meningkat”.

Salah satu staf Biro Sarana dan Prasarana UNPAR, Wahyanto N. mengatakan walaupun memang belum ada peningkatan dari segi fasilitas, tapi pihak kampus tetap giat melakukan penyuluhan kepada para pedagang di kantin. “Seperti penempelan poster-poster peringatan kebersihan dan juga pengawasan terhadap mutu makanan.”

(Bajik Assora / Eky Alkautsar)

Related posts

*

*

Top