Peringatan Hari Kartini ala Tim WISSEMU

suasana acara peringatan Hari Kartini bersama Tim Wissemu yang bertempat di SC Teknik pada Jumat (21/4) /  Agnes Qania suasana acara peringatan Hari Kartini bersama Tim Wissemu yang bertempat di SC Teknik pada Jumat (21/4) / Agnes Qania

STOPPRESS MP, UNPAR – Pada Jumat (21/4) sore, Tim Women of Indonesia’s Seven Summits Expedition Mahitala Unpar (WISSEMU) menyelenggarakan acara Hari Kartini bersama Tim WISSEMU. Acara yang diselenggarakan di Student Center Fakultas Teknik ini merupakan bentuk dukungan Tim WISSEMU terhadap aksi kesetaraan gender di Indonesia. Dalam kesempatan ini juga, mereka mengharapkan dukungan kepada segenap masyarakat Unpar agar hasil dari ekspedisi The Seven Summit dapat sesuai dengan apa yang diharapkan.

“Acara ini ingin membuktikan bahwa siapapun, laki-laki ataupun perempuan, dapat melakukan hal yang besar,” ungkap Sebastian Yonas, selaku General Manager Tim WISSEMU saat ditemui I di sela-sela acara. Selain itu, melalui acara ini juga Tim WISSEMU ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat Unpar bahwa ekspedisi The Seven Summit bukan hanya melibatkan Mahitala, namun juga masyarakat Unpar secara keseluruhan. “Dukungan masyarakat Unpar itu sangat berarti bagi keberhasilan ekspedisi ini,” tambahnya.

Sedangkan bagi Mathilda Dwi Lestari, salah satu anggota dari Tim WISSEMU, makna dari Hari Kartini adalah dimana saat kita selalu mengingat dan mengimplementasikan perjuangan dan nilai-nilai yang diajarkan oleh R.A Kartini. Menurut perempuan yang akrab disapa Hilda ini, sikap pantang menyerah R.A Kartini dalam memperjuangkan hak-hak wanita telah menginspirasi banyak kalangan, khususnya perempuan Indonesia. “Menurut saya, dengan menjadi salah satu anggota dari Tim WISSEMU Unpar, saya sudah cukup mewakili sosok kartini masa kini. Tentunya tidak mudah untuk mempertaruhkan nyawa saat berjuang melakukan pendakian, Semangat juang R.A Kartini telah menginspirasi saya untuk menjadi wanita yang pantang menyerah,” ungkap Hilda saat dimintai pendapat mengenai makna Hari Kartini.

Selain itu, tamu yang hadir dalam acara ini mengaku terkesan dengan kisah dari Tim Wissemu Unpar di acara peringatan Hari Kartini tersebut. “Kehadiran Tim WISSEMU telah menjadi bukti bahwa Unpar memiliki sosok kartini masa kini yang luar biasa, saya saja sampai merinding setiap kali mendengar kisah mereka saat berjuang mencapai summit,” ujar Claudia Adistis (HI 2013) saat dimintai tanggapan soal acara.

Acara ini dibuka dengan sambutan dari Wakil Rektor Bidang Organisasi dan Sumberdaya, Orpha Jane, dilanjutkan dengan menonton film dokumenter tentang perjuangan Tim WISSEMU saat melakukan pendakian, dan acara terakhir ditutup dengan makan sore bersama masyarakat Unpar. Hari Kartini bersama Tim WISSEMU sekaligus juga merupakan acara syukuran atas keberhasilan mereka menyelesaikan pendakian puncak gunung ke empatnya, Puncak Gunung Aconcagua pada 31 Januari 2016 kemarin.

AGNES QANIA

Related posts

*

*

Top