Perbaikan Saluran Selokan Menghabiskan Dana 750 Juta Rupiah

Perbaikan Saluran Selokan Menghabiskan Dana 750 Juta Rupiah - MP/ Harish Alfarizi Perbaikan Saluran Selokan Menghabiskan Dana 750 Juta Rupiah - MP/ Harish Alfarizi

STOPPRESS MP, UNPARPerbaikan saluran selokan di depan halte Unpar menghabiskan dana sebesar tujuh ratus lima puluh juta rupiah. Dana tersebut didapatkan dari mahasiswa. Perbaikan saluran selokan ini sudah mulai dikerjakan pada hari Minggu (22/9) dengan dilakukan secara bertahap.

Ya, kalau dibilang, semua anggaran itu sumbernya dari mahasiswa juga. Karena tidak semua dana dari mahasiswa itu habis terpakai, jadi dari mahasiswa itu ada yang untuk fasilitas mahasiswa sendiri dan untuk  pengembangan,” kata S. Indriyanto selaku Kepala Bagian Prasarana di temui di ruangannya pada Selasa (24/9).

Kegiatan  perbaikan saluran selokan tersebut dilakukan karena kondisi saluran selokan yang sudah tidak berfungsi lagi. “Kita masih mengikuti pesan terdahulu, kalau rusak, ya, perbaiki lagi, jangan dibongkar atau diratakan. Sebetulnya itu kan selokan, di sampingnya ada paving yang kondisinya seperti itu (rusak.red). Selokannya sudah mampet dan sudah tidak ada fungsinya, maka kita perbaiki lagi,” ucap Indriyanto.

Rencana perbaikan saluran selokan tersebut sudah direncanakan dari tiga tahun lalu, hal ini tersendat oleh beberapa faktor, seperti pencairan dana, perizinan, persetujuan hingga urusan tender yang memang membutuhkan waktu cukup lama, mengingat jumlah pengeluaran anggaran hampir menghabiskan dana sebesar 750 juta rupiah.

Total panjang perbaikan selokan keseluruhan, yaitu, 181 meter. Perbaikan tidak mengubah besarnya ukuran selokan terdahulu, hanya mengubah kontruksi yang diperkuat dengan menggunakan beton agar kondisi selokan tersebut lebih kuat daripada dulu yang hanya memakai batu kali.

INTAN MUTIA/ ADYTIO NUGROHO

Related posts

One Comment;

  1. bys said:

    “Ya, kalau dibilang, semua anggaran itu sumbernya dari mahasiswa juga. Karena tidak semua dana dari mahasiswa itu habis terpakai, jadi dari mahasiswa itu ada yang untuk fasilitas mahasiswa sendiri dan untuk pengembangan,” kata S. Indriyanto selaku Kepala Bagian Prasarana di temui di ruangannya pada Selasa (24/9).

    Tidak habis terpakai? kenapa tidak habis terpakai? maksudnya penyerapannya rendah? jika ya maka harus dijelakan bagian mana yang penyerapan anggaran-nya rendah?
    jika diakui bahwa dana itu dari mahasiswa lalu mengapa mahasiswa tidak dilibatkan dalam banyak penggunaan anggaran kampus.

    sudah banyak contoh bagaimana korupsi ‘dikelola’ dan ‘diolah’ melalui proyek-proyek fisik. apakah perbaikan selokan ini merupakan prioritas? dasarnya apa? bukankah sebentar lagi akan ada ‘mega’proyek ‘Unpar tower’ yang dapat berdampak dari akan mengganggu pula sarana prasarana yang tengah diperbaiki saat ini. pemilihan waktu pembangunan proyek di saat mahasiswa tengah menghadapi UTS juga patut dipertanyakan.

    hey apa kerja mu Wahai mahasiswa terhormat anggota MPM dan LKM??

*

*

Top