Perbaikan Gedung Unit Kegiatan Mahasiswa Terkesan Lambat

STOPPRESS – Realisasi Keputusan Yayasan Universitas Katolik Parahyangan untuk menjalani Crash Program gedung Unit Kegiatan Mahassiswa (UKM) terkesan lambat. Baru beberapa bagian yang mengalami perbaikan.

Rama dari UKM Satre menuturkan,  “Renovasi hanya dilakukan di sebagian kecil gedung UKM, kebocoran sudah teratasi dan langit langit sudah tidak terlihat lembab dan berlumut. Tetapi masalah-masalah timbul setelah itu, seperti matinya lampu di beberapa sekre dan adanya kabel kabel yang putus di beberapa bagian gedung UKM,” jelas Rama.

Penelusuran STOPPRESS, beberapa bagian di gedung UKM memang sudah terlihat rapih dan bersih, namun tidak semua bagian diperbaiki.  Baru sekretariat Lembaga Kepresidenan Mahasiswa (LKM) yang mendapat perbaikan menyeluruh, sedangkan Gedung UKM bagian depan belum mendapat perbaikan. Hingga hari ini (24/02), belum ada pemberitahuan kapan waktu perbaikan Gedung UKM bagian depan akan dilakukan. Padahal dalam pertemuan antara pihak Universitas dan Mahasiswa pada Desember lalu, pihak Yayasan menjanjikan bulan Januari crash program untuk memperbaiki gedung UKM akan tuntas.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Mahasiswa Unpar Hans Hendy menerangkan rektorat sudah membentuk tim perihal perbaikan gedung UKM, “Untuk perobohan dan perekonstruksian gedung belum ada kabar yang jelas, namun untuk perbaikan rektorat sudah membentuk tim untuk mengurusnya,” jelas Hans.  (Awfi Muhammad)

Related posts

*

*

Top