Penyuluhan Mengenai KDRT diadakan oleh Lembaga Bantuan Hukum UNPAR

STOPPRESS, UNPAR – Selasa (8/11) Lembaga Bantuan Hukum (LBH) UNPAR bekerja sama dengan Fakultas Hukum kembali mengadakan penyuluhan yang di peruntukan bagi masyarakat yang bertempat di Operation Room Gedung Rektorat, pada hari Selasa (8/11).

Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan perlindungan bagi perempuan sebagai korban menjadi materi pokok yang dipilih dalam penyuluhan kali ini.

“Setelah melakukan riset di lapangan, urgensi untuk diadakannya penyuluhan mengenai KDRT adalah yang paling tinggi di kalangan warga sekitar”, tutur Marviani Cendrawati, salah satu mahasiswi relawan LBH UNPAR.

Peserta yang berjumlah 40 orang ini terdiri dari para ibu-ibu PKK sekitar Kecamatan Cidadak, Kelurahan Ledeng, Ciumbuleuit, dan Hegermanah.

Marviani juga mengungkapkan bahwa pada dasarnya, kebanyakan dari para ibu rumah tangga sering tidak menyadari atas perlakuan yang acap kali diterima dapat dikategorikan sebagai kekerasan rumah tangga. “Dan biasanya mereka pun tidak memiliki informasi kemana harus melaporkan perkara,” tambah Marviani.

Penyuluhan yang dilaksanakan oleh pihak LBH UNPAR dan Fakultas Hukum UNPAR merupakan sebuah kegiatan rutin yang dilaksanakan pada tiap semester. Penyuluhan tersebut merupakan upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan pengabdian masyarakat.

(Shafira Ayunindya / Eky Alkautsar)

Related posts

*

*

Top