Parkiran Unpar Penuh, EZ Parking Kembali Jalankan Sistem Titip Kunci

Suasana Parkiran Hukum Unpar Suasana Parkiran Hukum Unpar

STOPPRESS – MP, Penuh dan terbatasnya lahan parkir di kampus Unpar menjadi permasalahan yang timbul kembali. Beberapa mahasiswa yang menggunakan kendaraan roda empat harus memarkirkan kendaraannya di bahu jalan sekitar kampus Unpar, yang membuat lalu lintas sekitar kampus terganggu. Menyusul aksi pemblokiran Jalan Bukit Jarian Senin (21/8) lalu , titip kunci dijalankan kembali.

(Baca juga : Jalan Bukti Jarian Diblokir Karena Protes Kebijakan Parkir, Akses Mahasiswa ke B3 PPAG Terganggu)

“Perlu digaris bawahi, kami hanya mendengar keluh kesah dari warga mengenai banyaknya mahasiswa yang parkir dibahu jalan,” ujar Dicky selaku leader dari vendor parkir  yang Ditemui di kantor sekertariat (24/8). Dicky juga menambahkan beberapa mahasiswa pun mengeluhkan dampak negatif dari memarkirkan kendaraan di bahu jalan mulai dari kendaraan yang lecet hingga peristiwa kecurian. Hal tersebut menjadi momentum kembalinya fasilitas titip kunci yang dinilai mengatasi permasalahan lahan parkir yang terbatas.

Dicky menjelaskan bahwa kendaraan roda empat yang di parkirkan di bahu jalan sekitar kampus unpar mengganggu kelancaran lalu lintas sekitar kampus Unpar, terlebih lagi kendaraan tersebut menghalangi akses keluar masuk warga yang menuju Rumah Sakit Paru Dr. H.A. Rotinsulu, Ciumbuleuit, keluarahan Cidadap, Kota Bandung. Hal ini berdampak pada aksi pemblokiran warga beberapa hari silam,

Menurut Aldyva Ferdianza (Hukum, 2014), salah satu mahasiswa pengguna aktif kendaraan roda empat menilai hal positif mengenai fasilitas titip kunci ini yang masih sangat diperlukan, guna memaksimalkan lahan parkir yang terbatas serta menghemat waktu mahasiswa mencari lahan parkir. Aldyva pun memberi tanggapan bahwa dengan fasilitas titip kunci ini justru memberi manfaat bagi kelancaran aktivitas sehari-hari mahasiswa dan kenyamanan bagi warga di sekitar kampus Unpar.
Candra selaku supervisi dari EZ Parkir juga menjelaskan bahwa untuk masalah jasa valet dan titip kunci, mereka sudah bertemu dengan pihak kampus (BUT), Rektor, Dekan, Karang Taruna, dan ada beberapa perwakilan dari warga dalam suatu forum. “Alhamdullilah untuk jasa titip kunci sudah bisa diberlakukan lagi, sudah dilegalkan kembali,” jelasnya. Ia berharap bahwa untuk kedepannya parkir dibahu jalan sudah tidak ada lagi dan tidak terjadi lagi masalah antara pihak Unpar dengan pihak warga.

Sebelumnya sistem titip kunci ini telah menjadi permasalahan pada sistem parkir di Unpar sebelum akhirnya berganti vendor parkir, adapun data yang diperoleh dari Ez Parkir, ada sekitar 3000 kendaraan yang keluar masuk di kampus Unpar setiap harinya, dengan rincian 900 Mobil dan 2400 sampai 2500 motor setiap harinya.
(Baca juga: Simpang Siur Aturan Titip Kunci)

GALING GANESWORO – LUCKY REZA ANDRIAN

Related posts

*

*

Top