Parahyangan International Law Society Kantongi 2 Penghargaan di Asia Cup

Delegasi PILS saat berfoto bersama. Dok. PILS UNPAR Delegasi PILS saat berfoto bersama. Dok. PILS UNPAR

STOPPRESS MP, UNPAR – , Parahyangan International Law Society (PILS) mendapatkan juara 3 umum dan penghargaan Best Memorial dalam Asia Cup International Law Mootcourt Competition 2015.

“Kita juara 3 secara umum dan menang Best Memorial,” kata Merlyn Margaretha (Ilmu Hukum 2014) (10/09) selaku salah satu delegasi PILS, ketika diwawancarai MP di gedung Fakultas Hukum. Ketua tim delegasi, Adrian Panata (Ilmu Hukum 2011) mengatakan bahwa kategori penghargaan dalam kompetisi ini antara lain ialah best memorial I, II, III, yaitu semacam argumen tertulis. Lalu best oralist I, II, III, dan pemenang keseluruhan atau juara umum I, II, III yang didapatkan dari jumlah skor memorial dan masing-masing individu.

Anggota tim delegasi lomba terdiri dari Joslyne Lesmana (Ilmu Hukum 2013), Merlyn Margaretha (2014), Anastasia Anggita (2014), John Lumbantobing (dosen Hukum Internasional dan Metode Alternatif Penyelesaian Sengketa/MAPS[Arbitrase]) selaku pelatih.

PILS Unpar merupakan peserta yang terpilih dari 6 perguruan tinggi yang mengikuti seleksi nasional sebagai wakil dari Indonesia untuk mengikuti Asia Cup di Tokyo, Jepang. “Jadi pertama kali buat ke sana ada babak nasionalnya dulu, lalu di situ kita mengumpulkan memorial kita lewat e-mail,” jelas Joselyne. Ia pun menambahkan bahwa memorial PILS Unpar terpilih untuk selanjutnya dibawa ke Asia Cup, Tokyo. Universitas yang juga mengumpulkan memorial antara lain Universitas Pelita Harapan, Universitas Udhayana, Universitas Gadjah Mada, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Trisakti.

Prestasi yang PILS raih ini dipersiapkan mulai dari memperbanyak penelitian dan latihan mulai dari Mei setelah UAS hingga akhir Agustus. “Latihan untuk lomba kali ini lebih terstruktur dan lebih rapih jadi kita ada istirahatnya, kalau dulu kerja rodi dan malah gak efektif,” ucap Joslyne. “Sekarang lebih fleksibel dan memang lebih diarahin oleh pelatih kita (John Lumbantobing red.). Jadi kita sangat berterima kasih pada John,” lanjut Adrian.

Adrian pun juga mengaku berterima kasih kepada Medco Energy, Adnan Kelana Harianto dan Hermanto (AKHH) Law Firm selaku sponsor, lalu jajaran Dekanat Hukum dan Rektorat Unpar. “Saya sekarang merasa kampus lebih kooperatif dan responsif. Kalau kita minta apa-apa seperti ruangan buat latihan dan  itu sangat membantu,” imbuhnya.

Kompetisi peradilan internasional yang diselenggarakan di Kementerian Luar Negeri Jepang, Tokyo ini berlangsung selama 2 hari yaitu 27-28 Agustus 2015 dan diikuti oleh 4 delegasi dari anggota PILS.

HILMY MUTIARA

Related posts

*

*

Top