MPM Kembali Terlibat Dalam Pembentukan KPU dan Bawaslu

Sekretariat MPM Unpar. Dok. MP Sekretariat MPM Unpar. Dok. MP

STOPPRESS MP, UNPAR – Terbentuknya KPUPM (Komisi Pemilihan Umum Presiden Mahasiswa Unpar) pada Januari 2015 lalu masih melibatkan MPM. Wacana sebelumnya yang telah diangan-angankan oleh MPM adalah membuat KPU yang benar-benar independen dan tidak melibatkan lembaga apapun seperti MPM, LKM, maupun Himpunan.

“Masih ada beberapa pertimbangan lain, kita harus menyusun mekanisme baru yang harus melaksanakan oprec dan kita tidak bisa menjamin bahwa calon anggota yang akan mendaftar terbebas dari kepentingan,” Ucap Bambang (Fakultas Hukum,2011) selaku ketua MPM saat ditemui di Sekretariat MPM pada Rabu (11/2). MPM tidak mau tergesa-gesa untuk membuat KPU dan Bawaslu menjadi lembaga yang sepenuhnya independen.

Ketua dari KPU dan Bawaslu tahun ini masih dipilih dari anggota MPM. Dalam KPU tersebut ada empat divisi utama yaitu divisi acara, divisi pubdok, divisi logistik, dan divisi fakultas. Untuk divisi acara anggota-anggotanya masih diisi oleh anggota MPM, sedangkan untuk divisi pubdok dan logistik kordiv dan anggota-anggotanya adalah hasil dari open recruitment. Untuk kordiv di KPUF, MPM akan menerima nama yang direkomendasikan oleh himpunan.

Bambang juga mengungkapkan masalah lain yang harus dihadapi yaitu masalah waktu. “Dibutuhkan lebih dari tiga atau empat bulan untuk membuat mekanisme yang sedemikian terbuka untuk pembentukan KPU, waktu kita tidak cukup.” Tuturnya.

PUPM akan diselenggarkan pada tanggal 4 – 5 Mei dilaksanakan untuk memilih Majelis Perwakilan Mahasiswa, Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa, serta ketua himpunan tiap fakultas.

 

SHAQUILLE NOORMAN/ KRISTIANA DEVINA

Related posts

*

*

Top