MILITER VS POLRI? INDONESIA VS PKI?

Mengenang G30S

Siapa yang tidak tahu dengan peristiwa G30 S/PKI? Sebuah peristiwa yang kelam terjadi di Indonesia. Bila kita melihat kembali mengenai peristiwa tersebut, banyak sekali pandangan yang muncul akibat dari peristiwa tersebut. Ada perspektif yang mengatakan bahwa peristiwa G30 S/PKI  ini adalah mengenai adanya keikutsertaan para panglima tinggi militer yang terlibat di dalam kaum komunis di Indonesia. Perspektif lain mengenai peristiwa ini dikatakan bahwa ada tujuh para panglima tinggi militer Indonesia dan beberapa orang lainnya dibunuh karena dinilai sedang berusaha melakukan percobaan kudeta. Ada yang mengatakan bahwa percobaan kudeta tersebut berhasil di gagalkan dan tersebar isu yang menyatakan bahwa PKI bertanggung jawab dibalik peristiwa 30 September yang telah banyak sekali menelan banyak nyawa. Tapi apakah benar semua peristiwa ini murni karena ulah PKI atau adanya kepentingan antar petinggi negara? Apabila peistiwa ini adalah murni ulah PKI mengapa sejak awal tidak langsung membuat Indonesia menjadi komunis?

Gerakan G30 S /PKI diselenggarakan pada tanggal 30 September 1965, yang artinya peristiwa tersebut terjadi setelah Indonesia merdeka. Apakah pantas sebenarnya Indonesia merdeka? Apakah pantas Indonesia dijadikan sebagai negara yang berdaulat? Sebelum merdeka pun, Indonesia sudah tahu bahwa di Negara Indonesia mempunyai partai komunis kurang lebih beranggotakan mencapai 3 juta jiwa yang berasal dari seluruh partai komunis Indonesia. Tetapi pertanyaannya adalah mengapa partai komunis ini tidak langsung dibubarkan? Ini adalah pertanyaan terbesar yang saat ini banyak dipertanyakan anak-anak muda di Indonesia dan sampai sekarang jawabannya masih abu-abu kelam. Pertanyaan selanjutnya adalah mengapa para petinggi di Indonesia dijadikan korban, padahal para korban tersebut pada saat itu berperan penting dalam pembangunan Indonesia setelah merdeka? Kalau dilihat dan di pikirkan secara berkelanjutan, secara garis besar peristiwa G30 S/PKI adalah perang atau konflik antara militer dengan para ABRI Indonesia. Kenapa bisa dikatakan seperti itu? Bisa dilihat, ada tujuh anggota militer yang ditahan sedangkan pembunuhan dilakukan oleh  para aparat POLRI. Apakah benar dua instansi atau lembaga keamanan tersebut telah menjaga keamanan dan ketentraman di Indonesia? Artinya adalah masyarakat di Indonesia masih belum tentram dan aman dari ancaman dari luar sampai saat ini.

Apakah ada dampak yang besar bagi kehidupan Indonesia sampai saat ini? Jawabannya adalah sangat berdampak sekali. Apabila kita membaca peristiwa G30 S/PKI tersebut, ada beberapa perspektif yang belum jelas yang pada peristiwa tersebut banyak menelan korban jiwa. Mungkin itulah yang menjadi sifat utama dari masyarakat Indonesia yang memiliki banyak pespektif tanpa memikirkan akibat kedepannya seperti apa dan apakah hal tersebut membahayakan orang lain atau tidak. Itulah yang sedang dihadapkan oleh perguncangan Indonesia saat ini. Bangsa Indonesia sangat mudah sekali didoktrin oleh hal-hal yang sebenarnya belum mereka alami atau mereka rasakan, tetapi didominasi oleh omongan-omongan orang yang tidak tahu darimana kebeneran tersebut berasal, yang terpenting adalah pesan tersebut sampai kepada telinga orang – orang Bangsa Indonesia dimana banyak orang dikatakan cerdas dan berdedikasi tinggi untuk bangsa ini.

Mungkin apabila kita lihat dari kejadian G 30 S/PKI ini, mengingatkan kita apa yang telah terjadi pada bangsa kita akhir-akhir ini. Perilaku masyarakat Indonesia mudah sekali untuk dipecahbelah dengan berbagai pemikiran yang seharusnya tidak diterima oleh akal sehat rakyat Indonesia, mengingat bahwa seharusnya pikiran Bangsa Indonesia lebih kritis. Apakah ini sebenarnya yang diinginkan oleh para pahlawan kita yang telah berjuang mati-matian untuk membela negara ini dengan rela menumpahkan darah demi negara ini dengan keinginan atau tujuan utamanya adalah keinginan untuk merdeka dari penjajahan? Merdeka dari jajahan dalam perspektif ini bukan hanya bebas dari para kaum penjajah, tetapi juga merdeka dari penjajahan pemikiran yang tidak masuk akal dan pemikiran jahat untuk negara ini.

Seharusnya, peristiwa G30 S/PKI ini dijadikan sebuah pedoman agar perilaku atau etiket bangsa Indonesia menjadi berubah dan berkembang sesuai dengan apa yang sudah di sampaikan oleh parah pahlawan kita. Tetapi sebenarnya, bisa dilihat juga dari peristiwa G30 S/PKI ini bahwa kegiatan politik di Indonesia yang kotor dengan hanya mengutamakan kepentingan partai politik mereka masing-masing tanpa melihat keadaan masyarakat sekitar. Mungkin ini yang disebut dengan karma politik Indonesia saat ini. Bisa dilihat bahwa kebanyakan permasalahan di Indonesia hanya mengenai kepentingan politik semata. Apakah kegiatan politik di Indonesia memberikan dampak bagi kemakmuran dan kesejahteraan rakyat?

Nyatanya, TIDAK SAMA SEKALI memberikan dampak seperti yang disebutkan. Bahkan dampak yang diberikan dari kegiatan politik Indonesia memberikan beban yang berat bagi masyarakat Indonesia, karena para elit politik banyak sekali yang membelot dari negaranya sendiri demi kepentingan diri sendiri. Jadikan peristiwa G30 S/PKI ini menjadi sebuah momentum yang penting untuk mengenang para pahlwan demi kemajuan Indonesia kedepannya, bukan malah dijadikan patokan yang salah untuk bangsa ini. Hal yang terpenting juga adalah masyarakat Indonesia harus bisa menghargai keragaman dan perbedaan yang ada di Indonesia. Buktikan bahwa hal yang terdapat dalam Pancasila bukan hanya sebuah figur atau miniatur semata. Tetapi, jadikan butir-butir Pancasila sebagai pedoman hidup dalam kehidupan bermasyrakat.

Ada kata yang mengatakan bahwa, “keinginan orang yang sudah tiada ialah kebahagiaan orang yang masih hidup.” Artinya bahwa para pahlawan kita yang sudah mati-matian berjuang demi negara ini, menginginkan masyarakat Indonesia menjaga negara ini dengan ketentraman dan kebahagiaan lahir batin tanpa adanya tekanan di dalamnya. Sekalipun sudah mengarah pada perpecahan antar masyarakat Indonesia, sekalipun bisa lebih baik dan cerdas dari hal yang sudah terjadi saat-saat ini. Sambut peringatan peristiwa G30 S/PKI menjadi sebuah pedoman hidup untuk menghargai orang dan tidak egois dengan sesama. MERDEKA!!!

 

Kontributor: Caroline Pratiwi, Administrasi Publik, 2016