Mengenal Permasalahan Kota Lewat ISC 2015

Peserta ISC 2015 saat mengunjungi desa Sarimuki. MP/ Sherly Nefriza Peserta ISC 2015 saat mengunjungi desa Sarimuki. MP/ Sherly Nefriza

STOPPRESS MP, UNPAR – Perwakilan mahasiswa dari 27 negara diajak untuk memahami berbagai permasalahan kota di Indonesia dalam International Student Conference (ISC) 2015. Acara yang membawa seluruh partisipannya ke 3 kota ini, diantaranya Bandung, Jakarta, dan Bogor diselenggarakan dari tanggal 16-26 Januari.

“Dengan tema Global Citizenship : Sustainable Urban and Human Settlement, how to create a smart city, kami bermaksud untuk mengajak masyarakat dan mahasiswa untuk menyadari bahwa kita tidak lagi hidup di dunia yang terkotak-kotak. Masalah di dunia ini merupakan masalah yang harus dihadapi bersama,” ujar Ida Susanti selaku ketua penyelenggara ISC 2015.

Melalui pemahaman yang mendalam melalui observasi di lapangan, melakukan wawancara, berdiskusi dengan sesama partisipan, dan juga seminar-seminar yang diberikan oleh narasumber, diharapkan partisipan ISC 2015 bisa memberikan kontribusi yang bermakna dalam memecahkan masalah-masalah tersebut. Misalnya, menghasilkan rekomendasi kebijakan yang akan diajukan kepada pemerintah daerah kota Bandung.

“Melalui ISC 2015, saya bisa mengamati secara langsung ke masalahnya dan belajar bagaimana pengembangan sistem pengelolaan sampah seharusnya bisa mengatasi masalah tersebut,” ucap Paula Clareza setelah dirinya mengamati permasalahan limbah dan sampah di Bandung.

Lebih lanjut Ida berharap melalui acara ini, dapat mengembangkan pola pikir mahasiswa Unpar. “Melalui program ini, diharapkan mahasiswa Unpar akan menumbuhkan sifat kompetitif yang positif dan kemampuan berpikir secara kritis dengan berhadapan dengan pemikiran-pemikiran masyarakat global yang sudah mencapai level tertentu.”

Acara yang disusun oleh International Office Unpar ini bermaksud untuk mengajak mahasiswa-mahasiswa dari seluruh pelosok dunia untuk menyadari betapa berpengaruhnya masalah yang dihadapi satu wilayah terhadap keberlangsungan hidup bersama.

SHERLY NEFRIZA

 

 

 

 

Related posts

*

*

Top