Mahasiswa Ingin Perwujudan Green Campus Dijalankan Secara Serius

STOPPRESS MP, UNPAR – Terkait rencana pihak yayasan untuk mewujudkan Unpar sebagai Green Campus atau kampus hijau, MP mewawancarai sejumlah mahasiswa mengenai pendapatnya atas rencana tersebut.

Perwujudan dari rencana Green Campus sudah dapat dilihat dari adanya rekonstruksi wilayah rooftop gedung 10, dimana disana hendak dibangun sebuah Ruang Terbuka Hijau yang akan menjadi salah satu tempat aktivitas non-formal bagi mahasiswa.

Namun sebaiknya perwujudan green campus hendaknya tidak hanya berhenti sampai di rekonstruksi bagian rooftop gedung 10 tapi juga untuk seluruh wilayah kampus, sebagaimana pendapat salah seorang mahasiswa, “Perwujudan Green Campus juga dapat di aplikasikan melalui penggunaan ruangan dalam gedung, seperti halnya beberapa ruangan yang berada di gedung-gedung tua area kampus, beberapa ruangan tidak menggunakan pendingin ruangan, tapi justru memanfaatkan ventilasi yang ada,” ujar Erlangga Boenawan (20), seorang mahasiswa arsitektur tingkat tiga pemerhati Green Issue, khususnya pada konstruksi-konstruksi bangunan.

Menurutnya juga, perwujudan Green Campus seharusnya tidak memerlukan biaya yang sangat besar, “Untuk anggaran-anggaran terbatas, pihak yayasan dapat menggunakan barang-barang bekas atau barang-barang daur ulang untuk memenuhi kebutuhan bangunan” usul Erlangga.

Adapun Fatia Maulidiyanti (19), seorang mahasiwi tingkat dua, jurusan Hubungan Internasional, mengharapkan agar hal ini tidak hanya sekedar pemenuhan isu tapi dijalankan secara serius dan menyeluruh, “Bayangannya kalau Green Campus adalah perwujudan kampus yang teduh, nyaman, bebas polusi, dan lebih segar, ya diharapkan proyek ini tidak hanya berhenti sampai di rooftop saja, harus ditingkatkan kembali dilingkungan lainnya di dalam kampus, dan pemeliharaannya juga harus dijaga.”

(Shafira Ayunindya / Risa Efriani)

Related posts

*

*

Top