LKM Periode 2012-2013 Kecewa

STOPPRESS MP, Unpar – ‘’Ini adalah sebuah bentuk ekspresi kekecewaan kami, sebagaimana yang dirasakan oleh kepengurusan LKM yang sekarang. Bagaimana sesuatu yang telah dirintis oleh kami, lalu kemudian dihentikan begitu saja.”

Hal inilah yang diungkapkan oleh Presiden Mahasiswa Unpar periode 2012-2013, Andrew Ryan Sinaga, saat ditemui Media Parahyangan pada Senin (13/5), ketika diminta tanggapannya perihal pemasangan bunga duka cita bertuliskan “Selamat Jalan Kominfo” di depan sekretariat Lembaga Kemahasiswaan Unpar (LKM).

Said, panggilan akrab Andrew Ryan Sinaga menjelaskan, awalnya ia memiliki cita-cita besar agar Kementrian Komunikasi dan Informasi dapat melakukan suatu hal yang besar di Unpar. “Seperti melalui propaganda boom,twitter dan lain-lain, kami berharap dapat mendorong semangat kepedulian dan semangat kemahasiswaan di kalangan mahasiswa UNPAR,” jelasnya.

Namun, ketika mengetahui bahwa di kepengerusan LKM periode 2013-2014 nanti Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) akan diubah menjadi Direktorat Jendral (Dirjen) Media dan Informasi Teknologi, secara terus terang Said mengungkapkan kekecewaannya.

“Melalui bentuk dan struktur sebuah kepengurusan, sebenarnya bisa menggambarkan fokus-fokus mana yang ingin dicapai oleh suatu kepengurusan.  Dan dengan melihat LKM periode selanjutnya, yang mengecilkan fungsi dari sebuah Kementrian menjadi Dirjen,terlihat bahwa mereka tidak terlalu intens dengan masalah yang dirasakan oleh LKM periode yang sekarang,”  jelas Said.

Menanggapi pemasangan bunga duka cita bertuliskan “Selamat Jalan Kominfo” tersebut, Presiden Mahasiswa Unpar periode 2013-2014, Andrew Reynaldi mengaku tidak mempemasalahkannya.

“Saya sendiri tidak tahu ini propaganda boom atau bukan. Mungkin ini hanya bentuk – bentuk perpisahan dari pengurus LKM periode yang sekarang,” ungkap Andrew.

Andrew menambahkan, ia memiliki pertimbangan tersendiri mengapa lebih memilih kebijakan untuk merubah Kementrian Komunikasi dan Informasi menjadi Dirjen Media dan IT.

“Pada dasarnya, kami ingin membentuk Kementrian baru,yaitu Kementrian Litbang. Dan untuk menghindari pemborosan jabatan, kami memutuskan merubah Kominfo menjadi Dirjen IT, dengan menilai tugas-tugas berat yang harus dilakukan oleh Kominfo sudah selesai dilakukan oleh kepengerusan periode yang lalu, seperti penyusunan data base keaktifan kemahasiswaan,” jelasnya.

Andrew juga mengaku ia sendiri memiliki keinginan untuk mengganti Propaganda Boom yang merupakan salah satu program kerja Kominfo periode yang sekarang, menjadi metode diskusi.

“ Tujuan dari propaganda boom sendiri kan, seperti ingin menarik dan menggunggah. Dan disini saya ingin menggunakan cara lain dengan fungsi dan tujuan yang sama, yaitu dengan diadakannya diskusi-diskusi di berbagai tempat di Unpar, secara intens,” katanya.

(Devinisa Suhartono)

Related posts

*

*

Top