LKM dan Dinas Pemuda dan Olahraga Beda Pendapat Mengenai Pemberitaan Kasus Bandros

Mobil Bandung Tour on Bus (Bandros). dok. Kompas.com Mobil Bandung Tour on Bus (Bandros). dok. Kompas.com

STOPPRESS MP, UNPAR – Lembaga Kepresidenan Mahasiswa (LKM) dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) beda pendapat mengenai kelanjutan dari pemberitaan Kasus Bandros. Kasus itu melibatkan meninggalnya mahasiswa Teknik Informatika,  Andy Setiawan di hari terakhir Peringatan Sumpah Pemuda (PERSADA) 2015.

“Saya sudah sepakat dengan LKM dan Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) bahwa kita tidak akan mengeluarkan statement apa-apa lagi kepada media mengenai kasus Bandros ini, ” ujar Sony Teguh Prasatya selaku Kepala Bidang (Kabid) Kepemudaan Dispora Kota Bandung saat ditemui di Gedung  Pasca-Sarjana Unpar pada hari Rabu lalu (18/11).

Terkait bentuk kerjasama pada acara PERSADA, Sony pun tidak mau memberikan jawaban atas pertanyaan bentuk kerjasama yang dilakukan LKM dan Dispora. Ia mengatakan bahwa dirinya tidak mau adanya kemunculan persepsi-persepsi yang salah maupun simpang siur oleh media.

Meskipun demikian, Stephen Angkiriwang selaku Presiden Mahasiswa berpendapat lain. “Kita tidak pernah bilang bahwa kita tidak akan mengeluarkan statement sama sekali, sebenarnya kerjasama untuk tidak memberikan statement itu tidak ada,” (Hubungan Internasional 2012) ujarnya ketika ditemui pada hari Rabu (24/11). Pria yang akrab disapa Ang itu pun beranggapan bahwa Dispora mungkin beranggapan bahwa Media Parahyangan (Medpar) merupakan media eksternal Unpar. Ang mengatakan juga bahwa selama ini Ia bersedia untuk mengeluarkan statement kepada Medpar mengenai kasus bandros ini.

PERSADA 2015 adalah satu satu program kerja LKM untuk memperingati Peristiwa Sumpah Pemuda Indonesia. PERSADA 2015 ini diselenggarakan selama 3 hari, dari tanggal 26-28 Oktober 2015, dimana para hari ke-3, salah satu panitia bernama Andy Setiawan (Teknik Informatika 2014) terjatuh dari Bandros saat mengikuti rangkaian acara tersebut. Andy sempat dilarikan ke rumah sakit meskipun pada akhirnya meninggal dunia.

Tanya Lee/ Vincent Fabian

Related posts

One Comment;

  1. Anynomous said:

    Usut tuntas… Klo ga ada kerjasama apa mngkin terlaksana juga kegitan trsbt di banros? Atau hal tersebut adalah kegiatan “gelap” tanpa perijinan pula

*

*

Top