Kurikulum Baru Jurusan HI Telah Rampung

Stoppress mp - kurikulum baru HI / Dok IO Unpar

STOPPRESS MP, UNPAR – Jurusan Ilmu Hubungan Internasional (HI) telah rampung menggarap kurikulum baru. Perubahan kurikulum dilakukan atas imbauan dari Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (DIKTI) dan kebutuhan akreditasi.

“Selain itu, perubahan ini karena kesadaran jurusan HI terhadap tuntutan dunia kerja di masa sekarang. Bagaimana kami harus mempersiapkan sumber daya (red. mahasiswa) untuk dapat bersaing di dunia kerja”, ujar  I Nyoman Sudira, selaku Ketua Jurusan Ilmu Hubungan Internasional saat ditemui MP di ruangannya pada senin (10/02). Menurut Nyoman dunia kerja  terus menuntut pembaruan. Pembaruan di dunia praktis tersebut menuntut peningkatan juga di dalam internal jurusan HI.

Ketika disinggung mengenai proses penggarapan, Pak Nyoman, atau yang akrab dipanggil Mas Nyoman oleh mahasiswa HI ini mengatakan bahwa pihak universitas mendukung adanya penyesuaian kurikulum tersebut meski memakan proses yang cukup panjang. “Universitas tentu saja mendukung. Melalui rekomendasi dari senat fakultas, penyesuaian kurikulum tersebut semoga dapat dijalankan mulai semester depan”, tambahnya.

Terkait penyesuaian kurikulum, pihak jurusan akan mengusahakan agar tidak ada mahasiswa/i HI yang dirugikan oleh penyesuaian tersebut, dan salah satunya dengan metode konversi nilai. Meskipun begitu, masih terdapat mahasiswa/i HI angkatan 2012 yang kebingungan karena penyesuaian tersebut.

“Menurut saya penyesuaian kurikulum tersebut bagus, karena lebih menjurus. Tetapi, saya agak bingung dengan penyesuaiannya, karena saya sebenarnya sangat ingin mempelajari keempat studi yang terdapat di kurikulum jurusan HI”, ujar Astrid, mahasiswi HI angkatan 2012.

Jurusan HI Unpar sendiri memiliki empat studi yang terbagi atas, studi keamanan, studi ekonomi, studi media dan komunikasi, dan studi mengenai organisasi internasional. Akibat penyesuaian kurikulum, mahasiswa/i aktif mulai dari angkatan 2012 kebawah dianjurkan mengerjakan skripsi hanya dengan topik sesuai dengan studi yang sebelumnya telah mereka pilih.

NADHILA RENALDI

 

Related posts

*

*

Top