Kosongnya Jabatan Ketua Pengaruhi Kinerja Senat

Unpar/ dok. MP Unpar/ dok. MP

STOPPRESS MP, UNPAR – Pasca mundurnya Ketua Senat sebelumnya, Johannes Gunawan, sampai saat ini jabatan Ketua Senat Universitas masih kosong dan belum diisi oleh Pelaksana Tugas (PLt.). Adapun proses pemilihan Ketua Senat sendiri diundur sampai 28 Mei 2015. (Pemilihan Ketua Senat Tertunda).

Kekosongan jabatan ini, menurut Johannes Gunawan, memengaruhi pelaksanaan tugas dari senat. “Pengaruhnya ya jadi (Senat.red) tidak bisa menjalankan tugas-tugas penentuan kebijakan karena banyak hal yang harus ada keputusan tentang kebijakan,” ucap dosen Fakultas Hukum yang kerap disapa Jogun tersebut saat diwawancara MP di ruangannya (18/05).

Pengaruh yang lain, menurut Jogun, ialah terhadap fungsi pengawasan dari senat. “Yang kedua adalah tidak ada pengawasan dari senat terhadap rektor,” lanjutnya.

Terkait prosedur pemilihan Ketua Senat kali ini, semua guru besar anggota Senat tengah dimintai kesediaannya untuk dicalonkan dengan syarat apabila masih menjabat secara struktural, calon ketua yang dipilih harus melepaskan jabatan tersebut. “Tapi itu saya wanti-wanti betul kalau calon ketua senat yang nanti terpilih menjabat suatu jabatan struktural, maka ia harus melepaskan jabatan struktural tersebut,” terang Jogun.

HILMY MUTIARA

Related posts

*

*

Top