KKBM Channel Wadah Kreasi Mahasiswa

STOPPRESS MP, UNPAR – KKBM Channel, sebuah kanal Video on Demand (VOD) hasil kerjasama Koperasi Keluarga Besar Mahasiswa (KKBM) Unika Parahyangan dengan Parahyangan Cinematheque telah diluncurkan pada awal Februari  mendapat respon positif dari masyarakat konsumen KKBM.

Wagiman, Asisten Manajer Umum KKBM, menjelaskan bahwa latar belakang peluncuran KKBM Channel dipelopori oleh inisiatif beberapa mahasiswa anggota KKBM yang peduli terhadap lingkungan sosial kampus. “Kita bertujuan mendorong mahasiswa Unpar terutama anggota KKBM untuk lebih berperan dan mengembangkan kreativitas,” jelasnya.
 
Hal senada juga disampaikan Adhito, anggota Parahyangan Cinematheque selaku pengelola KKBM Channel. “KKBM Channel ini diproduksi oleh teman-teman mahasiswa KKBM yang ingin berekspresi di bidang audio-visual,”  ungkapnya.
 
Dalam teknisnya, pemroduksian program acara di KKBM Channel dibantu oleh Parahyangan Cinematheque. “Kita mengisi saluran dengan acara dari luar produksi Unpar serta acara yang diproduksi sendiri,”  jelas Adhito. Lebih lanjut, ia juga menjelaskan program-program in-house yang telah diproduksi, seperti program apresiasi seni ‘Mari Berpuisi’, program ekspedisi ‘Melintas’, serta talk show ‘Mirza Show’.
 
Respon yang didapat dari penyiaran perdana KKBM Channel ini terbilang positif, meski belum banyak mendapat perhatian besar masyarakat Unpar. Bayu, mahasiswa Unpar angkatan 2004 yang ditemui di KKBM, mengatakan kurang mengetahui adanya KKBM Channel namun optimis dengan kelanjutan penyiaran. “Saya berharap ini (KKBM Channel -red) bisa menyalurkan ide-ide positif mahasiswa”, terangnya.
 
Dhito selaku pengelola kanal mejelaskan bahwa respon yang ia dapat dari konsumen KKBM termasuk beragam. “Kebanyakan konsumen melihat program yang ada dari siapa subjek yang mengisi acara tersebut. Selain itu mereka juga menganggap program-program channel memiliki nilai nostalgik, seperti waktu kita memutar film Ada Apa Dengan Cinta“, tuturnya.
 
Kedepannya, masing-masing pihak mengharapkan perkembangan yang lebih pesat dari peluncuran KKBM Channel ini. Wagiman, selaku pengurus KKBM, menginginkan agar kanal ini tidak hanya mengembangkan hobi dan kreativitas, namun juga mengajarkan bagaimana cara mengelola lahan bisnis baru. “Sektor ini terbilang baru dan jarang dikelola secara mendalam, terutama pada bidang bisnis.”
 
Sedangkan Adhito sebagai pengelola teknis mengharapkan agar program KKBM Channel dapat diisi acara produksi in-house secara penuh. “Kita menginginkan agar mahasiswa Unpar tertarik mengisi KKBM Channel dengan program-program lain dari berbagai segmen seperti musik, film, dan lain-lain”  imbuhnya.
 
(Bajik Assora/ Kania mamonto)

Related posts

*

*

Top