Ketua MPM: Kasus Pemilu Unpar adalah Kasus Luar Biasa

STOPPRESS MP, UNPAR – Serangkaian kejadian yang terjadi pada pemilu Unpar tahun 2014 dianggap sebagai kasus luar biasa oleh ketua Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM) Unpar periode 2014/2015 yang baru dilantik, yaitu, Robertus Bambang.

“Ini kasus luar biasa, karena baru pertama kali terjadi di Unpar,” ujar Bambang saat ditemui di depan ruang MPM Selasa (17/6). “Kasus Ohim (menyontek.red) tidak memiliki dasar hukum pada pemilu, dan akan menjadi evaluasi kami nanti kedepannya agar tidak terjadi seperti itu lagi,” ucapnya.

Permasalahan dasar hukum dan aturan pemilu pun menjadi kendala ketika pengangkatan Ernest Christian sebagai wakil presiden mahasiswa (wapresma). Menurut Bambang, pemilihan wapresma tanpa melalui pemilu dapat dianggap tidak sah, tetapi dia memaklumi karena kondisi kasus ini yang belum pernah terjadi sebelumnya. “Bisa saja ada kesepakatan antara LKM dan MPM periode lama untuk memperbolehkan pengangkatan wapresma atas kesepakatan LKM. Hal ini bisa dijadikan pelajaran untuk periode selanjutnya,” ujar mahasiswa Hukum ini.

Dia  juga berpendapat bahwa ketidaksiapan badan pemerintahan PM Unpar dalam menghadapi kasus luar biasa seperti itu diakibatkan belum dibuatnya aturan yang lebih lanjut mengenai kemungkinan terjadinya kasus serupa pada saat pemilu. “Mekanisme pemilu harus lebih diatur. Kekosongan hukum akan dilihat lagi dan akan diperbaiki untuk kedepannya,” ujarnya.

Seperti yang diketahui, dalam pemilu Unpar 2014 terjadi serangkaian kejadian. Dimulai dari adanya calon tunggal kandidat presiden mahasiswa (presma), Ibrahim Risyad, atau biasa disapa Ohim, yang sebelumnya melakukan pelanggaran akademik lolos menjadi calon presma dan akhirnya terpilih, pencoretan spanduk calon presma oleh salah satu kandidat dalam pemilu, hingga Priscilla Junita sebagai wakil presma yang kemudian menggantikan posisi Ohim yang memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai presma.

Pada hari Senin, 16 Juni 2014 dilaksanaan sidang umum dan pelantikan PM Unpar periode 2014/2015 bertempat di aula gedung 9. Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai kalangan di PM Unpar dan turut hadir pula perwakilan dari Rektorat Unpar.

AXEL GUMILAR | ADYTIO NUGROHO

Related posts

One Comment;

  1. byogas said:

    Pak Ketua MPM maksud anda, jika tidak ada peraturannya maka seseorang dapat bertindak sewenang-wenang, begitu?

    anda kuliah di hukum bukan? coba baca lagi buku-buku hukum mu itu!

*

*

Top