Ketiga Cakahim Adbis Akui Mahasiswa di Jurusannya Kurang Menaruh Perhatian Pada Pesta Demokrasi

Pemilihan Umum Persatuan Mahasiswa  (PUPM) UNPAR 2017. Dok/ PUPM 2017 Pemilihan Umum Persatuan Mahasiswa (PUPM) UNPAR 2017. Dok/ PUPM 2017

STOPPRESS MP, UNPAR –Jumat (21/04), debat Calon ketua himpunan (Cakahim) Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis dihadiri Felisitas Marvelia, Sisca Koswara, dan Bimo Wisaksono Dharmoyo. Saat ditanya mengenai partisipasi mahasiswa yang kian menurun, ketiga calon mengakui hal itu dan menekankan pentingnya pendekatan personal dan publikasi.

Defota Nadia, mahasiswa jurusan Ilmu Administrasi Bisnis angkatan 2014, mengajukan pertanyaan pada sesi tanya-jawab penonton mengenai tingkat partisipasi mahasiswa jurusan Ilmu Administrasi Bisnis, khususnya pada pesta demokrasi seperti saat ini, yang cenderung pasif.

“Solusi apa dari kalian untuk anak bisnis biar mereka tuh mau lebih aktif lagi kalau ada acara pesta demokrasi kayak gini, soalnya aku juga jamin deh di angkatan kalian sendiri kalau jujur-jujuran berapa persen sih yang mau ikut nyoblos?”

Ketiga cakahim setuju dengan pernyataan Defota. Menurut Felisitas atau akrab disapa Felis, selaku calon nomor urut 1, himpunan terdahulu memiliki andil terkait minimnya informasi yang tersebar.

Felis menyarankan agar seluruh anggota himpunan melakukan publikasi sehingga informasi mengenai pesta demokrasi ini sampa secara menyeluruh kepada mahasiswa Ilmu Administrasi Bisnis.

Lain halnya menurut Sisca, selaku calon nomor urut 2, sosial media dianggap kurang efektif. Berdasarkan survey yang telah ia lakukan, banyak yang tidak menaruh perhatian lebih pada informasi yang tersebar di media sosial sehingga perlu pendekatan secara personal.

Bimo, selaku calon nomor urut 3, setuju bahwa mahasiswa Ilmu Administrasi Bisnis kurang partisipatif, ini sebagai domino effect yang dimulai dari himpunan. Media sosial memang diperlukan, namun menurut Bimo, pendekatan secara personal adalah cara terbaik walaupun memerlukan effort lebih.

“Namun ini ada 3 orang yang mencalonkan diri menjadi ketua himpunan dan ini merupakan sesuatu hal yang baru dan satu hal yang bagus untuk bisnis ke depannya karena ternyata lebih aktif dari sebelumnya,” kata Bimo.

Bertempat di Audio Visual FISIP Unpar debat dilaksanakan pada pukul 15.00-17.05, debat berlangsung kondusif dengan jumlah penonton fluktuatif antara 30 hingga 60 orang.. CEO atau ketua himpunan Ilmu Administrasi Bisnis periode 2016/2017, Abel Tedjamulja, menjadi moderator debat.

Menjelang akhir acara, Abel mempersilahkan penonton untuk menikmati makanan yang telah disediakan. Acara debat ini dilaksanakan dalam rangka menjalani rangkaian kampanye yang telah dijadwalkan oleh KPU pusat pada tanggal 17-21 April 2017.

BELLA DEWANTI

Related posts

*

*

Top