Kelanjutan Program Depot Air Minum Masih Dalam Tahap Pengkajian

STOPPRESS MP, UNPAR – Program depot air minum yang sebelumnya direncanakan pihak rektorat belum direalisasikan. Program tersebut masih dalam tahap pengkajian.

“Dispenser yang disediakan selama masa INAP 2014 itu masih dalam tahap kajian dari program ini. Bentuknya watertab jadi tinggal bawa botolnya saja dan langsung diisi. Saya belum tahu kapan direalisasikan karena takutnya meleset,” ucap J. Dharma Lesmono selaku Wakil Rektor Bidang Sumber Daya saat ditemui di Gedung Rektorat Jumat (19/9).

Dharmo mengatakan bahwa tujuan dari program ini antara lain, menciptakan ecocampus dengan mengurangi sampah, mahasiswa dan karyawan dapat memanfaatkan air ini, serta memanfaatkan sumber air yang selama ini terbuang untuk penyiraman.

Sementara itu, S. Indriyanto dari Biro Sarana dan Prasarana (BSP) mengatakan bahwa salah satu kendala program ini adalah masalah anggaran. “Sebab berbeda dengan sekolah-sekolah yang mendapat biaya dari pemerintah, seperti SMAN 2 Bandung misalnya, di sini anggaran ditopang sendiri,” ucap Yanto. Selain itu, kendala lain seperti rencana renovasi sejumlah gedung dan meyakinkan bahwa air ini layak untuk diminum.

Mahasiswa Teknik Industri 2013, Agnes Monica berkomentar bahwa jika program ini berjalan maka perawatannya pun harus dijaga. “Penempatannya di mana ajah nih? Perawatannya harus diperhatikan, jangan sampai rusak atau bocor,” katanya.

Wacana program depot air minum ini sempat disampaikan rektor Unpar Robertus Wahyudi Triweko pada Sidang Terbuka Penerimaan Mahasiswa Baru 2014 Unpar, Selasa (12/8) di Gedung Serba Guna. Triweko menyatakan bahwa hal ini sebagai bentuk realisasi dari eco-campus. Nantinya akan disediakan depot pengisian air minum di sekitar Unpar.

VINCENT FABIAN/ ADYTIO NUGROHO

Related posts

*

*

Top