Kejar Perampok, Harindaka Maruti Menjadi Korban Penembakan

STOPPRESS MP, UNPAR,Harindaka Maruti (Fakultas Hukum 2010) meninggal setelah menjadi korban penembakan oleh perampok. Perampokan dan penembakan ini terjadi pada Jumat 20 April 2012.

Hari menjadi korban penembakan setelah ia dan Danandaka Mumpuni (FISIP Hubungan Internasional 2007) berusaha mengejar pelaku yang berhasil mencuri laptop Vaio milik Danan dan uang sebesar US$6000 dari kamarnya.

Penembakan terjadi di daerah Cipaheut setelah Hari dan Danan menemukan para perampok yang berjumlah empat orang yang menyatroni rumahnya. Hari lah yang pertama kali meminta pelaku untuk membuka tas untuk memperlihatkan isinya, yang berlanjut dengan penodongan senjata kepadanya dan Danan oleh para pelaku.

“Mereka menodongkan pistol  ke arah saya dan Hari, dan saya langsung angkat tangan, tapi Hari malah meringsek ke arah pelaku,” ungkap Danan dalam keterangannya kepada polisi yang menanyainya di rumah, Jalan Cigadung Indah No. 68 RT 5 RW 6, Kelurahan Cigadung, Kecamatan Cibeunying Kaler, Bandung.

Tembakan mengenai bagian bawah ketiak kiri dan menembus hingga bagian bawah ketiak kanan. Hari sempat dilarikan ke Rumah Sakit Borromeus, namun nyawanya tak sempat tertolong, jenazah kemudian dibawa kemudian dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin untuk diotopsi. Jenazah disemayamkan di Rumah Duka Rumah Sakit Borromeus ruang C. (Lalola Easter/Kania Mamonto)

Related posts

*

*

Top