Kampanye Gerakan Peduli Parkir Semakin Luas

Spanduk untuk mengampanyekan "Ke Kampus Jalan Kaki". . MP/Gilang Rachman

Spanduk untuk mengampanyekan “Ke Kampus Jalan Kaki”. . MP/Gilang Rachman

Kampanye gerakan peduli parkir yang sudah berlangsung sejak 14 September 2015 masih terus berlanjut. Himbauan melalui di dunia nyata maupun maya semarak diserukan untuk mendukung kampanye tersebut.

“Tujuan dari kampanye ini emang outputnya tuh biar mahasiswa seengganya mikir dan tersadar sama lingkungan kita saat ini. Karena setelah dilakukan survey, pembangunan ga begitu berpengaruh terhadap berkurangnya fasilitas parkir,” jelas Nandira Adlina (6/10), salah satu mahasiswa peduli yang giat menggalakan kampanye jalan kaki ke kampus.

Selain spanduk, flyer, dan pembagian kaos gratis, kampanye makin luas tersebar dengan adanya video yang beredar via LINE serta lagu mengenai gerakan peduli parkir yang sempat diputar melalui speaker Unpar Radio Station (URS) 1 Oktober 2015 lalu. Bahkan pembagian kaos gratis mendapatkan perhatian khusus dari beberapa mahasiswa. “Awalnya kami bagikan 10 lusin kaos gratis. Ternyata banyak yang suka, banyak yang nanya dimana belinya, akhirnya tercetuslah pre-order kaos ini. Jadi, gerakan kita semakin luas, itu sih tujuan,” kata Nandira sambil menekan semakin banyak yang membeli kaos ini, semakin banyak orang yang mendukung gerakan peduli parkir.

Menanggapi gerakan peduli parkir, Arlene (Teknik Industri 2014) yang sehari-hari pulang pergi Kopo- Ciumbuleuit memberi komentar, “Kampanye ini bagus banget, soalnya lapangan parkir harusnya memang buat yang rumahnya jauh dan butuh kendaraan. Walaupun realisasinya masih dipertanyakan tapi setidaknya ada pemiculah buat memulai hal baik, karena ga ada sesuatu yang instan.”

Kampanye gerakan peduli parkir telah dilakukan hampir satu bulan. Perhatian kampanye ini dikhususkan bagi mahasiswa indekos yang memiliki akomodasi lebih mudah untuk mencapai kampus.

Hani Hapsari/ Vincent Fabian

Related posts

*

*

Top