Kampanye Capresma & Cawapresma Sebagai Strategi Untuk Menarik Simpati Mahasiswa

STOPPRESS MP, UNPAR – Para Calon Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahsiswa saling adu strategi untuk menarik simpati mahasiswa dalam kampanye di Student Center dan Taman FISIP (10/04)

Calon Kandidat Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa nomor 2, Andrew Ryan Sinaga (Said) dan Cokorda Gde Aditya (Cokorda), serta Calon Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa nomor 1, Christiantono Tedjo (Tedjo) dan Verano Keraf (Verano) saling adu strategi dalam orasi mereka. Said dan Cokorda melakukan kampanye di Taman FISIP, sedangkan Tedjo dan Verano melakuannya Student Center Unpar pada hari Selasa (10/04). Dalam jalannya acara, kedua kelompok kandidat saling beradu strategi dengan menjelaskan visi, misi, dan program yang mereka tawarkan untuk mahasiswa.

Di Taman FISIP, acara yang dimulai pada pukul 12.00 WIB, dipandu oleh Tazia sebagai tim sukses dari pasangan kandidat presma tersebut. Kampanye ini juga diwarnai dengan adanya seorang pendukung yang menggunakan topeng gorilla untuk menarik perhatian masa.

Sebagaimana yang sisipkan dalam poster kampanye Said dan Cokorda, kurangnya partisipasi mahasiswa, membuat mereka ingin menjadikan LKM sebagai sebuah lembaga yang memiliki struktur dan program yang tepat guna.

”Kami juga ingin memaksimalkan teknologi informasi dan media yang ada, sehingga bisa merangsang partisipasi mahasiswa serta meningkatkan kualitas dan kuantitas koordinasi antar elemen mahasiswa,” tutur Cokorda.

Sedangkan di Student Center, kampanye dimulai pukul 13.00 dan dipenuhi oleh massa pendukung dari Jurusan Teknik Sipil.

Menurut Kidang Muhammad Emir, mahasiswa Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Unpar, “ Orang-orang gak begitu tertarik mengikuti orasi ini, mereka cuma bisa lihat dan ikut tepuk tangan. Mereka gak bisa dapet dampak langsung. Kenal dan tahu lebih jauh sama kandidat-kandidatnya. Ditambah sama situasi tempat ini, Student Center adalah tempat santai jadi mereka yang mengikuti orasi ini juga gak begitu fokus.”

Menurutnya juga, yang di sampaikan dalam kampanye Tedjo dan Verano cukup baik dengan merujuk pada Bakuning Hyang Mrih Guna Santyaya Bhakti bahwa ilmu yang didapat harus menyejahterakan mahasiswa dan masyarakat. Walaupun ia mendukung pasangan Tedjo dan Verano, Kidang yakin kedua kelompok kandidat akan bersaing ketat dengan pendekatan strategi yang berbeda.

Kampanye dan orasi masih akan dilakukan sampai hari Rabu (11/04) di Wind Tunnel, Student Center Fakultas Teknik, Plasa Hukum, dan Student Center Fakultas Ekonomi.

(Adytio Nugroho & Harish Alfarizi / Banyubening)

 

 

Related posts

*

*

Top