Ini Penyebab Nilai 0 Kegiatan Mahasiswa Unpar

Ristek DIKTI Ristek DIKTI

STOPPRESS MP, UNPARHasil rilis Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (RISTEKDIKTI), Unpar berada diposisi 25 dengan nilai kegiatan mahasiswa 0. Hal itu disebabkan lantaran tidak adanya kegiatan mahasiswa Unpar yang terekam oleh DIKTI. Selain itu, belum tersentuhnya Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) juga turut menjadi faktor penyebabnya.

“Dari hasil rilis itu, terlihat bahwa aktivitas kegiatan atau program Unpar yang nyantol dengan program DIKTI bisa dikatakan gak ada,” ujar Paulus Sukapto selaku Wakil Rektor III Bidang Modal Insani dan Kemahasiswaan saat ditemui di ruangannya lantai 2 gedung Rektorat pada Selasa (23/8) lalu.

Ketika ditanya mengapa hal tersebut baru diketahui saat ini, Paulus pun enggan menjelaskan. Menurutnya, bukan kapasitasnya untuk menjawab hal itu.

“Wah kalo itu saya tidak berani ngomong. Itu bukan kapasitas saya. Nanti salah ngomong. Saya tidak tahu sih. Gak berani ngomong. menatap ke depan sajalah,” ucapnya.

Sedangkan menurut Matheus Setiyanto selaku ketua Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA), selama ini proposal kegiatan mahasiswa Unpar hanya berhenti sampai BKA. Misalnya acara-acara Lembaga Kepresidenan Mahasiswa (LKM). Padahal, ia beranggapan seharusnya semua kegiatan yang dilakukan mahasiswa Unpar ditulis dan dikompetisikan.

“Nah acara-acara LKM itu juga ada tapi gak tertulis. Itu harusnya ditulis dan dikompetisikan di DIKTI, tapi proposal itu hanya berhenti disini (red. BKA). Habis itu selesai,” jelasnya. Selain itu, Martheus pun mengaku tidak tahu pasti mengenai sebab baru diketahuinya PKM tersebut. “Kalau dulu mungkin Unpar belum mengenal atau dulu tidak mencari tahu atau gimana,” jelasnya.

Disamping itu, saat masih bertugas di Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), ia juga sempat menyampaikan hal itu ke ketua BKA sebelumnya. Namun, diduga tidak terdapat tindak lanjut. Akhirnya, saat akreditasi institusi, nilai kegiatan mahasiswa Unpar pun tertera nol. “Itu dikasi tahu tahun kemarin pas akreditasi. Saya juga gak ngerti, kaget makanya,” ucapnya.

Ia pun juga mencontohkan bahwa sebetulnya terdapat satu-satunya mahasiswa Ekonomi yang menerima PKM. “Dia tahu dan satu-satunya dapat PKM 2014 dengan hibah 6 juta. Tapi tidak melalui Unpar, dia cari sendiri,” ucapnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Rektor Bidang Modal Insani dan Kemahasiswaan bersama pihak kemahasiswaan terkait telah mengambil langkah cepat. Sekitar 100 proposal ditargetkan untuk diikutsertakan dalam ajang PKM di bulan September. Disamping itu, Unpar masih menunggu kabar dari 47 proposal yang sudah diserahkan ke DIKTI pada bulan April lalu.

JAMIE WIJAYA HALIM, VINCENT FABIAN

Related posts

*

*

Top