Ibrahim Risyad : “Kita Ga Akan Menyerah”

Ohim-Cilla

STOPPRESS MP, UNPAR Presiden mahasiswa terpilih, Ibrahim Risyad Z, pada saat ditemui oleh MP pada hari Rabu (14/5) lalu, menyatakan tidak akan mundur dari jabatannya meski telah mendapatkan respon negatif dari pihak rektorat terkait kasus menyontek yang menimpanya.

Kalo saya mundur dan saya ga lanjutin lagi, nama saya yang sudah terlanjur buruk, akan tetap buruk. Cara saya memperbaikinya adalah dengan membuktikan kalau saya memang bisa membangun LKM demi membawa nama Unpar menjadi lebih baik lagi”, ungkap Ohim, sapaan akrab Ibrahim.

Ohim pun menambahkan bahwa kekhawatiran pihak rektorat tersebut memang tidak sepenuhnya salah dikarenakan kasus yang sebelumnya terkuak pada bulan April lalu, diduga telah tersebar ke luar Unpar. Akan tetapi, Ohim menyatakan kesiapannya untuk bekerja dengan maksimal bersama dengan Wapresmanya, Cilla. “Yang pasti untuk LKM 2014/ 2015, saya akan bekerja se- proaktif mungkin dan se-optimal mungkin”, tambahnya.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Romo Tarpin, yang secara terang- terangan menolak untuk memberikan dukungan pada Ohim, merasa kecewa setelah diberitahu MP terkait rencana Ohim untuk terus maju.

“Saya mempertanyakan apakah memang dia bisa mengabaikan nilai- nilai (red. nilai moral) yang selalu ditekankan oleh pihak universitas, nilai kejujuran misalnya. Saya tidak akan kompromi untuk masalah nilai”, tegas Romo.

Ditanya mengenai aksi rill apa yang akan dilakukan oleh pihak rektorat, Romo Tarpin masih belum bisa memastikannya. “Kami harus terlebih dahulu berbicara dengan seluruh pihak universitas, saya disini tidak bisa berbicara atas nama pribadi,” terangnya.

NADHILA RENALDI

 

 

 

 

 

Related posts

One Comment;

  1. Budi Yoga said:

    untuk adik-adik mahasiswa yang kerap meneriakan,… VOX POPULI VOX DEI..

    “…Nec audiendi qui solent dicere, vox populi vox dei, quum tumultuositas vulgi semper insaniae proxima sit….”

    “…Jangan simak/perhatikan (mereka) yang terus menyerukan suara rakyat adalah suara Tuhan, karena (perilaku) kerumunan masa selalu teramat dekat dengan kegilaan … “

*

*

Top