Himpunan Hukum Adakan Bakti Sosial

STOPPRESS MP, UNPAR – Himpunan Mahasasiwa Program Studi Ilmu Hukum (HMPSIH) mengadakan bakti sosial pada jumat (27/9) di depan gedung Fakultas Hukum. Bakti sosial dilakukan dengan pembagian Sembilan bahan pokok (sembako) kepada keluarga tidak mampu di sekitar Ciumbuleuit dan pekerja outsourcing di Unpar.

“Kegiatan ini hasil kerja sama kita dengan ikatan alumni FH dan bagian dari rangkaian acara Lustrum 11. Target kita adalah keluarga tidak mampu di Ciumbuleuit dan pekerja outsourcing di Unpar”, ujar Vinsensius Manuela, ketua HMPSIH saat ditemui di sela-sela pembagian sembako. Lustrum 11 merupakaian nama dari rangkaian acara Dies Natalis Fakultas Hukum yang ke-55. Ini juga merupakan lanjutan dari acara home coming day alumni FH.

Dalam kegiatan bakti sosial ini, sebanyak 400 kepala keluarga yang berada di sekitar kampus Unpar dan 100 karyawan Unpar mendapat sembako. 100 karyawan yang dimaksud terdiri dari 47 personel satpam outsourcing, 18 tenaga harian lepas (THL), serta 14 orang pekarya dan supir Unpar. Selain itu sembako juga dibagikan kepada pemulung dan pedagang kecil yang ada di lingkungan kampus Unpar.

“Untuk warga sekitar kita ambil data dari lurah lalu dicek ke RT dan RW. Setelah itu kita bagi kupon untuk pengambilan sembako hari ini”, terang Sius, panggilan akrab Vinsensius. Adapun Sembako yang dibagikan berisi 5kg beras, minyak goreng, susu, kornet, ikan sarden dan gula.

Muhamad Iqbal hidayat (23) salah seorang THL yang sehari harinya bekerja sebagai pekarya di Gedung Serba Guna (GSG) Unpar mengatakan, “Bagus ini (acara bakti sosial-red), ngeliat  orang-orang yang tidak mampu, meskipun tidak dilihat dari harganya, tapi dilihat dari keikhlasannya”.

Iqbal adalah seorang THL yang sudah 1,5 tahun bekerja di Unpar dengan penghasilan per bulan Rp 1,1 juta. “Yang dapat adalah semua THL,  dari yang masih 1 tahun masa kerja sampai yang sudah 6 tahun, dengan gaji pokok yang sama”, ujar Iqbal. THL  adalah calon pekarya yang menunggu dijadikan pegawai tetap. Normalnya THL membutuhkan waktu 1-2 tahun untuk menjadi pegawai tetap.

Andy Natanael, selaku ketua ikatan alumni fakultas menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program kerja dewan pengurus alumni FH dalam Dies Natalis FH yang ke-55.  “Ini juga ajang balik ke kampus, balik kaya dulu”, ujar Andy yang saat ini menjadi pengacara di Jakarta. Sebelum ini, ikatan alumni juga pernah bekerja sama dengan kepengurusan Himpunan Hukum mengadakan donor darah.

Kegiatan bakti sosial ini adalah yang pertama kali digelar sebagai program kerja Himpunan Hukum di divisi pengabdian masyarakat dan merupakan bentuk kerja sama dengan ikatan alumni FH. Kegiatan ini direncanakan menjadi program tetap dari divisi pengabdian masyarakat Himpunan Hukum. “Ada dukungan dari alumni, dan kita upayakan ini berkelanjutan bahkan dengan skala yang lebih besar lagi”, ujar Sius.

Adapun Andy dengan tegas mendukung acara ini sebagai program tetap. Kita dorong terus himpunan supaya kegiatan seperti ini berkelanjutan. Apa yang bisa kita lakukan untuk masyarakat sekitar kampus ini? Ya kegiatan seperti ini”, ujar Andy menegaskan.

CHARLIE ALBAJILI

Related posts

*

*

Top