GEMPAR Sumbang 29 Kaki Dan 2 Tangan Palsu Bagi Kaum Difabel

STOPPRESS MP, UNPAR –  Gerakan Amal Parahyangan (GEMPAR) memberikan sumbangan kepada kaum disabilitas yang berasal Bandung dan Garut. Sumbangan tersebut berupa 30 kaki palsu yang penyerahannya dilakukan pada Kamis, 6 Maret 2014 di Plasa Hukum Unpar.

“Ini aksi nyata kami, dari rangkaian gerakan amal mahasiswa Unpar. Kami membagikan 29 kaki palsu dan 2 tangan palsu” ujar Carolus Andro sebagai ketua pelaksana GEMPAR.

Penerima sumbangan kaki palsu adalah para kaum difabel dari daerah Garut dan Bandung yang memiliki mata pencaharian dan masih dalam usia produktif namun tidak mampu membeli kaki atau tangan palsu.

“Sehingga pemberian alat bantu ini menjadi tepat guna karena dapat membantu serta mengembangkan kegiatan mereka agar lebih produktif. Contohnya seperti petani, tukang ojek, bahkan ada yang siswa SMA” jelas Andro.

Antusiasme juga jelas terlihat di tengah para penerima bantuan kaki dan tangan palsu yang usia yang berbeda-beda.

“Saya sangat bersyukur, ini sangat bermanfaat untuk saya bantu-bantu (mencari nafkah -red). Terima kasih banyak” ujar Santana sebagai salah satu penerima kaki palsu berusia 18 tahun yang berasal dari Bandung.

Pemberian sumbangan ini merupakan puncak dari rangkaian acara GEMPAR yang bertujuan untuk memberikan kesadaran bagi mahasiswa Unpar, serta merubah pandangan terhadap kaum disabilitas yang sebenarnya adalah sama seperti masyarakat pada umumnya.

“Saya salut dengan Unpar,punya inisiatif untuk lebih peduli terhadap kaum difabel. semoga perjumpaan ini tidak berhenti sampai kegiatan amal ini selesai.” Ujar Kang Oju salah satu kaum disabilitas, ketua dari Komunitas Kreatif Difabel pembuat kaki palsu.

LINTANG SETIANTI

Related posts

*

*

Top