Gempa di Lombok, Korgala Berangkatkan Tiga Mahasiswa

Foto bersama seusai upacara pelepasan. dok./MP

STOPPRESS, MP – Tiga perwakilan Korgala Unpar akan berangkat ke Lombok pada Selasa (7/8) untuk melakukan penilaian keadaan di lokasi terkait gempa yang terjadi akhir-akhir ini. Tiga perwakilan tersebut adalah Dwiki Narendra, Shanty Febriyanti Panca Putri, dan Asyifa Nuraini. Hasil penilaian ini akan menentukan langkah Korgala berikutnya dalam memberikan bantuan secara langsung kepada korban bencana.

“Sudah sempat direncanakan, tapi diputuskan berangkat saat ada gempa susulan,” ujar Shanty Febriyanti selaku Koordinator Divisi Siaga Bencana Korgala saat ditemui di taman Fisip (6/8). Tim Korgala telah merencanakan keberangkatan ke Lombok sejak terjadi gempa pertama pada 29 Juli 2018. Gempa susulan pada 5 Agustus yang menyebabkan kerusakan yang lebih besar membuat Korgala memutuskan untuk secepatnya berangkat ke Lombok.

Keberangkatan ini bertujuan untuk memantau secara langsung lokasi bencana. Dengan mengetahui keadaan lokasi secara langsung, Korgala dan Unpar diharap dapat lebih mengetahui apa saja yang dibutuhkan para korban gempa. “Dari tahap satu kita bisa pertimbangkan akan ada tindakan apa atau program apa dari Unpar,” jelas Shanty.

Dana dalam program ini ditanggung oleh Ikatan Alumni Universitas Katolik Parahyangan (IKA Unpar). Korgala juga sedang mengusahakan dana dari pihak universitas melalui Wakil Rektor III. Shanty mengatakan bahwa masih ada beberapa surat yang harus diurus agar dana dari universitas segera cair.

Louis selaku Presiden Mahasiswa 2018/2019 menyampaikan bahwa ia bangga karena Korgala yang merupakan bagian dari Unpar berani turun langsung ke lokasi. “Semoga dengan ini mahasiswa bisa peka terhadap bencana yang terjadi dan bisa memberikan bantuan dalam bentuk apapun”, ujar Louis.

Shanty mengatakan bahwa selama Korgala bisa dan mampu, mereka akan mengusahakan untuk membantu di saat ada bencana. “Kami melihat video dari teman kami di sana, jadi kenapa kita nggak turun bantu secara nyata juga,” ujar Shanty. Dari keberangkatan ini, Shanty juga berharap data dan info yang didapat bisa membuat mahasiswa dan universitas ikut memberikan bantuan dan menunjukkan rasa kemanusiaan.

GALLUS PRESIDEN | BRENDA CYNTHIA

Related posts

*

*

Top