Forum Silaturahmi 2: IAI Ingin Mahasiswa Lebih Aktif

Foto Bersama Para Peserta Forsil. dok./Forsil

STOPPRESS, MP – Pada Jumat (28/9) telah dilaksanakan Forum Silaturahmi 2 (Forsil 2) Forum Ikatan Mahasiswa Arsitektur Jawa Barat (FIMA Jabar) di student center Fakultas Teknik. Selain sebagai wadah silaturahmi, kegiatan bergilir yang diselanggarakan oleh HMPSArs ini  juga sebagai sarana bagi Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jawa Barat melakukan sosialisasi program kerja IAI. Dalam sosialisasi ini, IAI mengharapkan mahasiswa bisa terlibat lebih aktif.

“Kami dari IAI ingin FIMA Jabar aktif untuk mengadakan kegiatan-kegiatan,” kata Oky  Kusprianto selaku Wakil Ketua III IAI Jabar saat memaparkan materinya. Oky ingin kegiatan FIMA Jabar bisa mengisi kekosongan standar arsitek yang tidak didapatkan di perkuliahan. IAI juga akan membantu mencarikan sponsor maupun pemateri.

“Ketua IAI Jabar, Budi Yulianto, ingin mahasiswa bisa lebih masuk ke IAI,” ujar Christopher Armando selaku ketua pelaksana Forsil. Christopher juga mengatakan bahwa dengan adanya Forsil, mahasiswa arsitektur bisa lebih mengetahui program kerja IAI sehingga bisa lebih terlibat.

Hal serupa juga disampaikan David Mulyawan selaku Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat HMPSArs. “Mahasiswa juga bisa terlibat sebagai anggota muda IAI,” kata David. IAI menyediakan program keanggotaan bagi mahasiswa. Hal ini dapat memudahkan mahasiswa yang baru saja lulus untuk bergabung dengan IAI. Program ini tidak menarik iuran seperti program keanggotaan IAI lainnya sehingga tidak memberatkan mahasiswa.

“Pengurus IAI Jabar baru saja dilantik Juli lalu,” ujar Christopher. Ia juga menyampaikan bahwa ketua IAI Jabar adalah dosen Unpar, oleh sebab itu Forsil ini menjadi momen yang tepat untuk berbagi informasi mengenai IAI Jabar.

Selain sosialisasi IAI, Forsil juga menjadi ajang mahasiswa arsitektur antar universitas saling berkenalan. Kegiatan seperti gim dan makan bersama membuat kegiatan lebih interaktif.

Beberapa mahasiswa perwakilan FIMA Jabar juga membagikan pengalaman mereka selama mengikuti kegiatan Temu Karya Ilmiah Mahasiswa Arsitektur Indonesia (TKIMAI). Mahasiswa yang berangkat ke Tokyo untuk mengikuti Arcasia juga ikut membagi pengalamannya. Hal ini diharap bisa membuat mahasiswa arsitektur lebih mengetahui kegiatan FIMA Jabar.

“Acaranya bagus, jadi bisa kenal mahasiswa arsitektur dari universitas lain,” kata Fransiskus Asisi, mahasiswa Arsitektur ITB 2017. Fransiskus juga berpendapat bahwa kegiatan ini bisa membangun jejaring untuk masa depan. Selain itu, informasi dari IAI juga sangat bermanfaat, terutama bagi mahasiswa yang tidak pernah mencari tahu tentang IAI.

Forum Silaturahmi adalah kegiatan rutin setiap bulan yang diadakan oleh tiap himpunan mahasiswa arsitektur. Kegiatan ini secara bergantian diadakan di universitas yang tergabung dalam FIMA Jabar. Selain sebagai sarana silaturahmi, Forsil selalu mengangkat tema tertentu untuk dibahas bersama. Forsil kali ini adalah rangkain kedua dari keseluruhan rangkaian.

 

Gallus Presiden