Eksistensi Radio di Zaman Digital

Radio Republik Indonesia (RRI) yang berdiri tanggal 11 September 1945 telah memasuki usia yang ke-73 pada tahun ini. Hari lahir RRI inilah yang dirayakan sebagai hari RRI nasional. Dalam rangka memperingati hari RRI nasional, UKM Unpar Radio Station mengirimkan pendapat mereka tentang eksistensi radio di zaman digital.

 

Radio di masa kini itu eksistensinya mulai tergeserkan oleh gadget yang dimiliki muda mudi zaman sekarang, akan tetapi radio tetap terus berinovasi dengan cara mengikuti perkembangan zaman, dapat dilihat dari jenis musiknya dan berita-berita yang ada agar tetap bisa menarik perhatian muda mudi.

Glenn Thomas, Hubungan Internasional 2017

 

Saat ini radio masih jadi salah satu pilihan utama entertaintment. Karena radio dapat memberikan nyawa tersendiri dibandingkan dengan aplikasi pemutar lagu biasa.

Dion Aldwin, Teknik Industri 2016

 

Radio menurut saya akan tetap menjadi hal yang tak tergantikan di pikiran semua orang ketika ingin mendapatkan entertaintment dan mengatasi rasa bosan.

Fandi, Administrasi Bisnis 2016

 

Menurutku pribadi sih radio sudah jarang diputar oleh kalangan muda Indonesia. Radio hanya diputar di dalam mobil saja, karena kita juga sekarang punya musik sendiri yang berada di gadget kita. Untuk radio bisa tetap eksis itu memerlukan penyiar-penyiar yang lebih mengena lagi ke hati pemuda dan menjadi lebih dari radio, bisa dalam bentuk sering memberi workshop tentang siaran dan public speaking.

Cilla, Hubungan Internasional 2017

 

Radio zaman sekarang masih eksis dan bahkan lebih eksis ketimbang televisi. Radio masih selalu aku dengerin, khususnya di mobil. Menurutku eksistensi radio tidak akan pernah mati selama mobil itu ada, meskipun ada beberapa tantangan yang muncul seperti aplikasi layanan streaming musik online.

Princess Eunike, Teknik Industri 2017

Related posts

*

*

Top