Dr. Evelina: “Makanan dan Alat Makan Yang Tidak Higienis Sarana Penyebaran Hepatitis A”

MP STOPPRESS – “Hepatitis A pada umumnya menyebar lewat konsumsi makanan yang tidak higienis dan penggunaan alat makan secara bergantian.”

Hal itu diutarakan oleh Ujar Dr. Evelina Endang Nurjamal, dokter umum di Balai Pengobatan Borromeus Unpar, yang ditemui oleh MP pada hari Rabu (12/10). dr. Evelina juga menjelaskan bahwa gejala dari tiap jenis Hepatitis ini sama, “gejala umumnya adalah badan terasa lemas, nafsu makan menurun dan mual-mual.” Gejala selanjutnya adalah warna air seni dan buang air besar yang pekat, dan juga demam. ”Barulah kemudian muncul gejala terahir yakni beberapa bagian tubuh luar seperti mata dan kulit menjadi berwarna kuning,” imbuhnya. “Biasanya penderita melakukan cek laboratorium setelah gejala terakhir muncul.”

“Hepatitis merupakan  peradangan pada hati yang disebabkan oleh infeksi virus dan dapat menular. Hepatitis ini terbagi menjadi beberapa jenis, yang umum diketahui masyarakat kebanyakan adalah Hepatitis A, B, dan C.” Terang Dr. Evelina. Namun, Hepatitis A adalah jenis Hepatitis akut yang bisa disembuhkan. “Pada umumnya penyembuhan Hepatitis A bisa disembuhkan dalam tempo 2 hingga 4 minggu. Beda halnya dengan Hepatitis B dan C, dimana Hepatitis ini bersifat kronis yang berarti virus menetap di dalam tubuh dan bila semakin parah bisa menyebabkan kematian.” Jelas Dr. Evelina yang ditemui di Balai Pengobatan Borromeus-Unpar.

Dr. Evelina juga menjelaskan pencegahan agar tidak tertular Hepatitis, yaitu dengan menjaga daya tahan tubuh baik secara pribadi maupun secara kelompok, pola hidup sehat, istirahat teratur, dan rajin berolah raga. Selain itu, vaksinasi juga diwajibkan bagi kalangan yang kesehariaannya kontak langsung dengan darah, jarum suntik, dan sebagainya yang dapat menularkan Hepatitis. Vaksin Hepatitis A dilakukan rutin setahun sekali, sementara Hepatitis B dan C dilakukan bertahap sebanyak tiga kali.

Beliau juga menyarankan kepada pihak kampus Unpar mau bekerjasama dengan Borromeus untuk mengadakan penyuluhan akan bahaya Hepatitis. penyuluhan tidak hanya didapat oleh mahasiswa saja, tetapi oleh pengelola kantin atau tempat makan sekitar lingkungan Unpar. “Para mahasiswa dapat melakukan konsultasi kesehatan di Balai Pengobatan Borromeus Unpar, yang bertempat di sebelah KKBM mulai dari pukul 09.00-11.30” tutup dr. Evelina.

(Eky Alkautsar, Kania Mamonto, Yusti Hasniyah.)

Related posts

*

*

Top