Dana Kemahasiswaan Tekor, Rektorat Talangi Pengeluaran Unit Kegiatan Kemahasiswaan

Kantor Biro Kemahasiswaan dan Alumni Unpar. dok/MP Kantor Biro Kemahasiswaan dan Alumni Unpar. dok/MP

STOPPRESS MP, UNPAR Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) mengalihkan pengeluaran besar sejumlah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dari Rencana Kerja dan Anggran (RKA) ke dana taktis rektorat. Hal itu dilakukan setelah pengeluaran tiga UKM pada periode 2015/2016 lalu menghabiskan hampir 1 milliar rupiah. Langkah itu dilakukan agar tidak membahayakan UKM lainnya.

“Nanti bisa membahayakan UKM lain karena bisa tidak kebagian dana. Saya juga stress itu, tapi akhirnya dikasih (red. dana),” ucap Matheus Setiyanto selaku Ketua BKA saat ditemui di kantornya pada Jumat (12/8) lalu.

Sebagai gantinya, pengeluaran Dana Kegiatan Mahasiswa (DKM) tiga UKM tersebut dialihkan ke dana taktis rektorat. “Pokoknya ada jumlahnya dan rahasia. Mungkin buat yang darurat gitu. Kalau pengeluarannya masuk ke UKM jadi gak seimbang,” ucapnya. Berkaca dari hal itu, Marteus menjelaskan bahwa tahun depan pengeluaran itu tidak akan dimasukan ke RKA.

Selain itu, ia juga menambahkan bahwa meskipun terjadi pemotongan anggaran di tiap fakultas, unit, dan biro, tidak terdapat masalah pada dana pendampingan mahasiswa atau DKM. “Total (dana) kegiatan kamu masih 1,3M,” ucapnya.

Paulus Sukapto selaku Wakil Rektor Bidang Modal Insani dan Kemahasiswaan pun menjelaskan bahwa ia telah meminta pendataan kebutuhan DKM sampai bulan Desember. Pendataan yang dilakukan Lembaga Kepresidenan Mahasiswa (LKM) itu selanjutnya dikomunikasikan ke rektor dan pihak yayasan. “Kita harus mengusulkan kembali  dan berapa jumlahnya harus didata dengan serius agar tidak tekor lagi,” ucapnya.

VINCENT FABIAN

 

Berita ini telah direvisi pada bagian judul yaitu dari “DKM Sempat Tekor, Sejumlah Pengeluaran UKM Dialihkan Ke Dana Taktis Rektorat” menjadi “Dana Kemahasiswaan Tekor, Rektorat Talangi Pengeluaran Unit Kegiatan Kemahasiswaan” pada 29 Agustus 2016

Related posts

*

*

Top